Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat menemani Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri (PM) Singapura Lee Hsien Loong/Net

Politik

Menko Airlangga: Presiden Jokowi dan PM Lee Perkuat Kerjasama Bilateral, Khususnya Pemulihan Ekonomi

SELASA, 25 JANUARI 2022 | 18:36 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri (PM) Singapura Lee Hsien Loong menggelar pertemuan di The Sanchaya Resort Bintan, Kepulauan Riau pada Selasa (25/1).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang ikut mendampingi Presiden Joko Widodo, mengurai hasil dari pertemuan tersebut.

“Bapak Presiden dan PM Lee pada kesempatan ini membahas berbagai isu upaya penguatan kerja sama bilateral, terutama di bidang pemulihan ekonomi kedua negara,” urainya lewat akun media sosial sesaat lalu.


Airlangga turut mengurai bahwa Singapura merupakan investor terbesar Indonesia dengan nilai investasi pada Januari hingga September 2021 mencapai 7,3 miliar dolar AS.

Sementara pertemuan leaders retreat ini berhasil mencatat adanya investasi baru senilai 9,2 miliar dolar AS. Investasi itu meliputi bidang energi baru terbarukan di sekitar Batam, Pulau Sumba, dan Manggarai Barat. Termasuk untuk pembangunan hubungan logistik di Pelabuhan Tanjung Priok.

“Selain itu, untuk mendukung iklim investasi hijau, dalam rangkaian pertemuan ini juga dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman atau MoU kerja sama energi serta â€˜green and circular economy development’,” sambung Ketua Umum Partai Golkar itu.

Berbagai kerjasama itu, sambungnya, merupakan komitmen dan prioritas pemerintah dalam rangka memajukan ekonomi hijau dan berkelanjutan.

Selain itu, pemerintah Indonesia dan Singapura juga menandatangani dokumen kerjasama, di bidang keuangan untuk menjaga stabilitas finansial dan moneter guna mendukung pemulihan ekonomi.

Kedua negara, masih kata Airlangga, juga mencapai kata sepakat untuk meningkatkan mobilitas manusia yang aman dari Covid-19.

“Semoga kerja sama ini membawa dampak positif yang baik untuk kedua negara. Serta mempercepat upaya-upaya pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional,” tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya