Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Tambahan Kasus Positif Covid-19 Nasional Hampir Tembus 5 Ribu, Meninggal Bertambah 20 Orang

SELASA, 25 JANUARI 2022 | 18:12 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Tambahan kasus positif Covid-19 yang tercatat pada Selasa petang (25/1) masih mengalami peningkatan yang tinggi dibanding Senin kemarin yang berada di angka 2 ribuan orang.

Dalam catatan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, kasus positif secara nasional hari ini bertambah sebanyak 4.878 orang, sementara kasus sembuh bertambah sebanyak 869 orang.

Jika dilihat lebih detail, wilayah penyumbang tambahan kasus positif paling banyak atau di atas seribu tersebar di dua provinsi. Yaitu di DKI Jakarta sebanyak 2.190 orang dan Jawa Barat sebanyak 1.238 orang.


Sementara, provinsi lain yang menemukan kasus positif pada kisaran ratusan orang berada di Banten dengan 844 orang dan Jawa Timur sebanyak 213 orang.

Sisanya tersebar di 25 provinsi dengan rentang angka kenaikan kasus konfirmasi positif mulai dari 1 hingga 96 orang.

Adapun provinsi yang tak mencatat tambahan kasus positif Covid-19 alias nol kasus hanya di lima provinsi. Yaitu Jambi, Kalimantan Utara, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, dan Maluku Utara.

Namun secara total nasional, kasus sembuh di Indonesia kini sudah sebanyak 4.125.080 orang atau sebanyak 96,2 persen dari total kasus positif positif Covid-19 nasional sebanyak 4.294.183 orang.

Adapun untuk kasus meninggal nasional hari ini bertambah sebanyak 20 orang. Total, kasus meninggal kini naik menjadi 144.247 orang atau sebesar 3,4 persen dari total kasus positif.

Untuk provinsi yang menyumbang angka kematian paling banyak adalah DKI Jakarta sebanyak 12 kasus. Sisanya tersebar di Jawa Barat 3 kasus, dan ada di Sumatera Selatan, DIY, Jawa Timur, Banten, dan Maluku yang masing-masing sejumlah satu orang.

Sementara itu, untuk kasus aktif hari ini tercatat naik sebanyak 3.989 orang. Jika dilihat secara total, angkanya kini menjadi 24.856 orang atau sebanyak 0,4 persen dari total kasus positif.

Kemudian untuk jumlah orang yang diduga terinfeksi atau biasa disebut kasus suspek, Satgas Penanganan Covid-19 mencatat ada sebanyak 7.483 orang suspek tersebar di 34 provinsi yang terdampak Covid-19.

Pada hari ini, Selasa (25/1), jumlah pemeriksaan yang dilakukan pemerintah sebanyak 176.407 orang dengan spesimen yang diambil sebanyak 259.675 sampel.

Untuk akumulasi pemeriksaan yang dilakukan di 1.168 laboratorium jejaring Satgas sejak April hingga hari ini, jumlahnya mencapai 47.137.384 orang dengan jumlah spesimen yang diambil mencapai 69.871.272 sampel.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya