Berita

Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong dan Presiden Joko Widodo/Net

Dunia

Soal Krisis Myanmar, Presiden Jokowi dan PM Singapura Satu Pandangan Pentingnya Implementasi Lima Poin Konsensus ASEAN

SELASA, 25 JANUARI 2022 | 15:34 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong menyatakan keprihatinan atas perkembangan situasi di Myanmar.

Hal itu disampaikan keduanya ketika melakukan Leaders' Retreat di Pulau Bintan, Kepulauan Riau pada Selasa (25/1).

"Mengenai Myanmar, kita sangat prihatin melihat perkembangan situasi di Myanmar. Indonesia dan Singapura memiliki pandangan yang sama mengenai pentingnya pelaksanaan lima poin konsensus," kata Jokowi dalam siaran langsung di YouTube Sekretariat Presiden.


Jokowi menekankan, lima poin konsensus tersebut merupakan keputusan ASEAN pada tingkat tinggi yang disepakati pada April tahun lalu, dan harus dihormati oleh semua pihak.

"Kita juga sepakat bahwa keselamatan dan kesehatan rakyat Myanmar terus menjadi perhatian utama. Untuk itu, bantuan kemanusiaan terus didorong diberikan tanpa diskriminasi," tambahnya.

Pada gilirannya, PM Lee menyatakan komitmen Singapura dan Indonesia untuk membantu Myanmar mencapai resolusi perdamaian dan permanen sesuai kepentingan rakyatnya.

Lee juga menegaskan bahwa Singapura akan bekerja bersama Ketua ASEAN tahun ini, Kamboja, dan Ketua ASEAN tahun depan, Indonesia, untuk mengimplementasikan lima poin konsensus atas Myanmar.

"Penting bagi Ketua ASEAN dan utusan khususnya untuk terlibat dengan semua pihak," pungkasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya