Berita

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus/Net

Kesehatan

Pandemi Jauh dari Usai, WHO: Jangan Anggap Omicron Akhir dari Permainan

SELASA, 25 JANUARI 2022 | 08:58 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kembali memperingatkan dunia untuk tidak berasumsi bahwa pandemi akan segera berakhir, serta varian Omicron merupakan akhir dari fase paling buruk dari Covid-19.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyebut asumsi tersebut berbahaya. Alih-alih berasumsi, ia mendesak negara-negara untuk tetap fokus mengalahkan pandemi.

"Berbahaya untuk berasumsi bahwa Omicron akan menjadi varian terakhir dan bahwa kita berada di akhir permainan," kata Tedros dalam pertemuan dewan eksekutif WHO pada Senin (24/1).


Sebaliknya, Tedros memperingatkan, kemungkinan akan ada lebih banyak varian yang muncul jika Covid-19 tidak ditangani segera.

"Sebaliknya, secara global kondisinya ideal untuk lebih banyak varian yang muncul," ucapnya, seperti dikutip Reuters.

Dalam sebuah konferensi pers sebelumnya, Tedros mengatakan, pandemi Covid-19 sudah memasuki tahun ketiga dan berada pada titik kritis. Untuk itu, dunia harus bekerja sama untuk mengakhiri fase akut dari pandemi.

"Kita tidak bisa membiarkannya terus berlarut-larut, bergerak di antara kepanikan dan kalalaian," ucapnya.

Saat ini, Omicron telah mendorong lonjakan infeksi hingga mencapai hampir 350 juta kasus Covid-19. Meski begitu, dampaknya kurang mematikan. Seiring dengan meningkatnya prevalensi vaksin, maka optimisme bahwa pandemi terburuk mungkin telah berlalu bermunculan.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya