Berita

Mantan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump/Net

Dunia

Donald Trump: Ketegangan Rusia-Ukraina Tak Akan Terjadi Selama Pemerintahan Saya

SELASA, 25 JANUARI 2022 | 08:33 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Memburuknya situasi di perbatasan antara Rusia dan Ukraina tidak akan terjadi jika mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump masih berkuasa.

Begitu klaim dari Trump dalam sebuah pernyataan pada Senin (24/1), menyoroti penumpukan pasukan Rusia di dekat perbatasan Ukraina yang memicu kekhawatiran akan terjadinya invasi.

"Apa yang terjadi dengan Rusia dan Ukraina tidak akan pernah terjadi di bawah pemerintahan Trump. Bahkan tidak mungkin," tegas Trump, seperti dikutip Sputnik.

Untuk membantu Ukraina, AS dan NATO telah memasok bantuan militer ke negara tersebut demi mencegah potensi invasi.

Namun Rusia yang membantah bermaksud menyerang Ukraina, menyebut NATO menggunakan alasan tersebut untuk semakin mendekati Moskow yang merupakan ancaman bagi Rusia.

Selama masa pemerintahannya, Trump menggunakan sekitar 317 juta dolar AS dari anggaran tahun fiskal 2021 untuk mengirim bantuan militer ke Ukraina. Trump juga memberikan bantuan sebesar 1,5 juta dolar AS untuk meningkatkan fasilitas pelatihan pasukan operasi khusus Ukraina.

Namun, Dewan Perwakilan Rakyat AS pada Desember 2019 juga memilih untuk memakzulkan Trump karena penyalahgunaan kekuasaan dan menghalangi Kongres karena diduga membekukan bantuan militer ke Ukraina untuk menekan Kiev agar menyelidiki saingan politiknya,  Joe Biden.

Populer

BUMN Telkom Suntik Triliunan Rupiah Ke Perusahaan Kakak Erick Thohir, AEK: Baunya Amis Sekali

Sabtu, 21 Mei 2022 | 03:08

Natalius Pigai: Saya Tidak Melihat Singapura Phobia Islam, Presidennya Muslimah Melayu

Kamis, 19 Mei 2022 | 18:37

Natalius Pigai: Saya Duga Pemerintah Indonesia Dukung Kemerdekaan Luhansk & Donetsk

Jumat, 20 Mei 2022 | 15:49

Soal Pidato Jokowi di Rakernas Projo, Charta Politika: Simbol Kuat Dukungan ke Ganjar

Sabtu, 21 Mei 2022 | 22:48

Usai Makan Malam Bersama, AHY Pastikan Demokrat Tetap Dukung Edy Rahmayadi

Senin, 16 Mei 2022 | 09:38

Kecerdikan Surya Paloh Memilih Pemimpin Membahayakan Kandidat Capres Pas-pasan

Senin, 23 Mei 2022 | 10:08

Puji Pakaian Muslimah Iriana, Imam Shamsi Ali: Kira-kira yang Sering Nyinyiri Kerudung Ngomong Apa ya?

Senin, 16 Mei 2022 | 09:28

UPDATE

Diduga Lakukan Kekerasan Terhadap Manager Restoran di Labuan Bajo, Begini PenjelasanLengkap Benny K Harman

Kamis, 26 Mei 2022 | 19:57

Ganggu Demokrasi dan Kebebasan Pers, TLPU Minta Laporan Pencemaran Nama Baik pada Pemimpin Redaksi Hatutan.com Dicabut

Kamis, 26 Mei 2022 | 19:54

Butuh Pemimpin Berani Berantas Korupsi, Masyarakat Banten Pasang Spanduk Minta Firli Bahuri Maju Pilpres 2024

Kamis, 26 Mei 2022 | 19:45

Komisi I: Jangan Telat Berpikir saat Membuat Unggahan Media Sosial atau Membagikan Data Pribadi

Kamis, 26 Mei 2022 | 19:23

Indonesia Tuan Rumah GPDRR, Sandiaga Uno Siap Kenalkan Pariwisata Tangguh Bencana

Kamis, 26 Mei 2022 | 19:11

Formula E Jakarta Disaksikan 170 Negara, FKDM: Aneh Kalau Masih Ada yang Nyinyir

Kamis, 26 Mei 2022 | 18:51

Lembaga Swadaya Masyarakat di Tengah Tuntutan Akuntabilitas dan Transparansi

Kamis, 26 Mei 2022 | 18:26

Ganjar Putra Mahkota Jokowi, Begini Skenario 3 Capres 2024 Versi Andi Yusran

Kamis, 26 Mei 2022 | 18:25

Jerry Massie: Luhut jadi Tumbal Buruknya Manajerial Jokowi Urus Migor

Kamis, 26 Mei 2022 | 17:54

Marcos Jr: Laut China Selatan adalah Hak Teritorial Filipina, Bukan Sekadar Klaim

Kamis, 26 Mei 2022 | 17:50

Selengkapnya