Berita

Foto sebelum dan sesudah ledakan gunung berapi di Tonga/BBC

Dunia

NASA: Letusan Gunung Berapi Tonga Lebih Kuat Dari Bom Atom di Hiroshima

SELASA, 25 JANUARI 2022 | 02:21 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Letusan gunung berapi di Tonga yang memicu tsunami ratusan kali lebih kuat daripada bom atom yang dijatuhkan oleh Amerika Serikat di Hiroshima selama Perang Dunia Kedua. Begitu bunyi keterangan yang dirilis oleh badan antariksa Amerika Serikat, NASA.

Letusan itu bahkan "melenyapkan" sebuah pulau vulkanik di utara ibu kota Tonga, Nuku'alofa.

Sebelum letusan, seperti dikabarkan BBC, pulau vulkanik Hunga Tonga dan Hunga Ha'apai adalah dua pulau terpisah yang bergabung dengan daratan baru yang terbentuk pada tahun 2015.


NASA mengatakan, letusan terbaru di Tonga begitu kuat sehingga semua daratan baru itu pun hilang, bersama dengan "bongkahan besar" dari dua pulau yang lebih tua.

Sementara itu, sebelumnya, pemerintah Tonga mengatakan bahwa lebih dari empat perlima penduduknya terkena dampak tsunami dan abu yang jatuh. Selain itu, tiga orang dipastikan meninggal dunia.

Meluasnya emisi abu vulkanik, gas dan partikel dari letusan menjadi ancaman baru bagi pejabat Tonga.

Segera setelah letusan dan tsunami terjadi, ada kekhawatiran bahwa sumber air telah tercemar oleh selimut abu tebal. Hal itu meningkatkan risiko penyakit seperti kolera dan diare.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Tiga Tantangan Utama Ekonomi Global Menurut IMF: Energi, Utang, dan Teknologi AI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 08:10

Tiga Indeks Wall Street Melemah, Dow Jones Turun 0,66 Persen

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:46

Harga Logam Mulia Redup Disengat Dolar AS dan Kenaikan Imbal Hasil

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:34

Mantan Ibu Negara Sri Lanka Ditangkap, Terseret Dugaan Penyalahgunaan Dana Donasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:16

Bursa Eropa Berguguran Disengat Lonjakan Minyak dan Obligasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:02

Baznas Perkuat Ekosistem Digital Fundraising

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:51

PDIP Didorong Galang Kekuatan Politik di DPR terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:25

Pilpres 2029 Lampu Kuning untuk Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:01

Pakpok Putusan MK

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:33

Pramono Larang PMI Pungut Iuran ke ASN DKI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:21

Selengkapnya