Berita

Ekuador kirim 1.100 petugas polisi tambahan ke Guayaquil/Net

Dunia

Perang Lawan Narkoba, Ekuador Kerahkan Ribuan Petugas Polisi ke Guayaquil

SENIN, 24 JANUARI 2022 | 14:07 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Ekuador mengirim 1.100 petugas polisi tambahan ke pantai Guayaquil di tengah serentetan kekerasan terkait perang melawan perdagangan narkoba.

Presiden Ekuador Guillermo Lasso mengatakan, peningkatan kehadiran militer di sana dilakukan lantaran banyaknya kematian akibat lonjakan kekerasan dan kejahatan yang dilakukan oleh geng narkoba.

"(Pengerahan militer) telah mengurangi wilayah mafia di mana mereka bertindak tanpa kehadiran negara. Meskipun demikian, tindakan itu juga memiliki konsekuensi seperti meningkatnya kematian akibat kekerasan di jalanan," kata Lasso kepada wartawan pada Minggu (23/1).


Dimuat Reuters, Lasso telah mendeklarasikan keadaan darurat, yang berakhir pada pertengahan Desember. Pemerintahannya menyalahkan geng-geng narkoba yang menjadikan negaranya sebagai titik transit perdagangan narkoba menuju AS dan Eropa.

Pada Jumat (21/1), salah satu lingkungan di Guayaquil menghadapi kejahatan mematikan yang menewaskan sedikitnya lima orang dan sembilan lainnya luka-luka, serta pembunuhan seorang turis Belanda di bagian lain kota beberapa hari sebelumnya.

Terhitung pada Januari, Ekuador menyita 15 ton narkoba, tiga kali lipat lebih banyak dari jumlah yang disita pada bulan yang sama tahun lalu.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Dokter Juga Manusia

Senin, 04 Mei 2026 | 06:21

May Day Beri Ruang Buruh Bersuara Tanpa Rasa Takut

Senin, 04 Mei 2026 | 06:06

Runway Menantang Zaman

Senin, 04 Mei 2026 | 05:41

Sukabumi Masih Dibayangi Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Senin, 04 Mei 2026 | 05:21

Sindiran Prabowo

Senin, 04 Mei 2026 | 05:07

Irwandi Yusuf Dirawat Intensif di Seoul hingga Juni

Senin, 04 Mei 2026 | 04:24

Permenaker 7/2026 Buka Celah Eksploitasi Buruh

Senin, 04 Mei 2026 | 04:18

Menteri AL AS Mundur Tanda Retaknya Mesin Perang Trump

Senin, 04 Mei 2026 | 04:03

Rakyat Kaltim Bersiap Demo Lagi

Senin, 04 Mei 2026 | 03:27

Rasanya Sulit Partai Ummat Pecat Amien Rais

Senin, 04 Mei 2026 | 03:19

Selengkapnya