Ferdinand Hutahaean/Net
Ferdinand Hutahaean/Net
Dalam keterangan resmi Kejari Jakarta Pusat yang diterima redaksi, Senin (24/1) menyampaikan bahwa, penyidik menjerat Ferdinand Hutahaean dengan pasal berlapis. Dimana terdapat Pasal 156 huruf a dan Pasal 156 KUHP yang merupakan pasal penodaan agama.
“Ferdinand disangkakan telah melanggar pasal primer yakni Pasal 14 ayat (1) UU 1/1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana subsidair Pasal 14 ayat (2) UU 1/1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana. Atau kedua, Pasal 45A ayat (2) junto Pasal 28 ayat (2) UU 19/2016 tentang perubahan atas UU 11/2008 Tentang ITE. Ketiga, pasal 156 huruf a KUHP. Dan keempat pasal 156 KUHP,†demikian bunyi keterangan tertulis Kejari Jakarta Pusat.
Populer
Senin, 21 September 2026 | 03:25
Minggu, 20 September 2026 | 14:18
Selasa, 15 September 2026 | 13:16
Minggu, 20 September 2026 | 18:58
Minggu, 13 September 2026 | 17:39
Senin, 21 September 2026 | 13:33
Minggu, 20 September 2026 | 05:26
UPDATE
Rabu, 23 September 2026 | 08:21
Rabu, 23 September 2026 | 08:06
Rabu, 23 September 2026 | 07:41
Rabu, 23 September 2026 | 07:23
Rabu, 23 September 2026 | 07:07
Rabu, 23 September 2026 | 06:40
Rabu, 23 September 2026 | 06:28
Rabu, 23 September 2026 | 06:18
Rabu, 23 September 2026 | 06:03
Rabu, 23 September 2026 | 05:45