Berita

Delegasi Taliban/Net

Dunia

Bertemu di Oslo, Taliban dan Negara-negara Barat Bahas Krisis Kemanusiaan Afghanistan

MINGGU, 23 JANUARI 2022 | 12:25 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Dialog Oslo antara Taliban, masyarakat sipil Afghanistan, dan negara-negara Barat dimulai pada Minggu (23/1). Pembahasan pertama difokuskan untuk mengatasi krisis kemanusiaan di Afghanistan.

Delegasi Taliban yang dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Amir Khan Mutaqqi melakukan kunjungan pertama ke Eropa, setelah kembali berkuasa pada Agustus.

Taliban dijadwalkan bertemu dengan para pejabat Norwegia, Amerika Serikat (AS), Prancis, Inggris, Jerman, Italia, dan Uni Eropa.


"Agendanya adalah pembentukan sistem politik perwakilan, tanggapan terhadap krisis kemanusiaan dan ekonomi yang mendesak, masalah keamanan dan kontra-terorisme, dan hak asasi manusia, terutama pendidikan untuk anak perempuan dan perempuan," kata seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS, seperti dikutip Arab News.

Meski sudah berkuasa selama lebih dari lima bulan, Taliban belum mendapatkan pengakuan internasional dari negara lain. Menteri Luar Negeri Norwegia Anniken Huitfeldt menekankan bahwa dialog tidak akan mewakili legitimasi atau pengakuan terhadap Taliban.

Sementara jurubicara Taliban, Zabihullah Mujahid sendiri berharap dialog Oslo dapat mengubah suasana perang menjadi situasi damai.

Situasi kemanusiaan di Afghanistan telah memburuk secara drastis sejak Agustus. Bantuan internasional yang selama ini mendanai sekitar 80 persen anggaran Afghanistan, tiba-tiba terhenti. AS juga membekukan aset senilai 9,5 miliar dolar AS di bank sentral Afghanistan.

PBB memperkirakan, kelaparan mengancam 23 juta warga Afghanistan atau 55 persen dari total populasi di sana. PBB juga mengatakan, membutuhkan 4,4 miliar dolar AS dari negara-negara donor tahun ini untuk mengatasi krisis kemanusiaan di Afghanistan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya