Berita

Kepala Angkatan Laut Jerman, Kay-Achim Schonbach/Net

Dunia

Buat Komentar Soal Putin dan Krimea, Kepala Angkatan Laut Jerman Mundur

MINGGU, 23 JANUARI 2022 | 09:22 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kepala Angkatan Laut Jerman, Kay-Achim Schonbach mengundurkan diri setelah membuat komentar terkait Presiden Rusia Vladimir Putin dan Semenanjung Krimea.

Schonbach mengundurkan diri dalam sebuah pernyataan pada Sabtu malam (22/1), Deutche Welle.

"Saya telah meminta Menteri Pertahanan Christine Lambrecht untuk membebaskan saya dari tugas saya dengan segera," kata Schonbach, sembari menyebut menteri telah menerima permintaan tersebut.


Schonbach mengundurkan diri setelah membuat komentar selama pidatonya ketika berkunjung ke Institut Studi dan Analisis Pertahanan Manohar Parrikar, India.

Ketika itu, Schonbach menyebut Putin hanya menginginkan rasa hormat.

"Yang benar-benar dia (Putin) inginkan adalah rasa hormat... Sangat mudah untuk memberinya rasa hormat yang benar-benar dia tuntut, dan mungkin juga pantas," ujarnya.

Ia juga menyebut Krimea tidak akan kembali pada Ukraina.

"Semenanjung Krimea hilang: Tidak akan pernah kembali. Ini adalah fakta," tambahnya.

Pernyataan itu sangat kontras dengan sikap yang diambil oleh Uni Eropa dan Amerika Serikat serta sekutunya. Sikap resmi mereka adalah pencaplokan Semenanjung Krimea oleh Rusia pada tahun 2014 tidak dapat diterima dan harus dibalik.

Komentar tersebut mendorong Kementerian Luar Negeri Ukraina untuk memanggil Duta Besar Jerman untuk Ukraina, Anka Feldhusen, untuk menekankan Kyiv tidak menerima komentar Schonbach.

Di Twitter, Schonbach meminta maaf atas pernyataannya. Dia mengatakan  pendapat pribadinya dan bukan posisi resmi militer Jerman.

Komentar Schonbach muncul di tengah ketegangan antara Rusia dan Ukraina. Rusia diduga telah mengumpulkan 100 ribu tentara di sepanjang perbatasannya dengan Ukraina.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Dokter Juga Manusia

Senin, 04 Mei 2026 | 06:21

May Day Beri Ruang Buruh Bersuara Tanpa Rasa Takut

Senin, 04 Mei 2026 | 06:06

Runway Menantang Zaman

Senin, 04 Mei 2026 | 05:41

Sukabumi Masih Dibayangi Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan

Senin, 04 Mei 2026 | 05:21

Sindiran Prabowo

Senin, 04 Mei 2026 | 05:07

Irwandi Yusuf Dirawat Intensif di Seoul hingga Juni

Senin, 04 Mei 2026 | 04:24

Permenaker 7/2026 Buka Celah Eksploitasi Buruh

Senin, 04 Mei 2026 | 04:18

Menteri AL AS Mundur Tanda Retaknya Mesin Perang Trump

Senin, 04 Mei 2026 | 04:03

Rakyat Kaltim Bersiap Demo Lagi

Senin, 04 Mei 2026 | 03:27

Rasanya Sulit Partai Ummat Pecat Amien Rais

Senin, 04 Mei 2026 | 03:19

Selengkapnya