Berita

Pesawat Ryanair/Net

Dunia

Pembajakan Pesawat Ryanair, AS Dakwa Enam Pejabat Belarus

JUMAT, 21 JANUARI 2022 | 14:07 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) telah mendakwa empat pejabat pemerintah Belarus atas kasus pembajakan pesawat Ryanair pada 23 Mei 2021 lalu.

Departemen Kehakiman AS pada Kamis (20/1) mengumumkan dakwaan terhadap Direktur Jenderal Perusahaan Navigasi Udara Kesatuan Republik Belaeronavigatsia Leonid Mikalaevich Churo, Wakil Direktur Jenderal Belaeronavigatsia Oleg Kazyuchits, serta dua petugas keamanan negara Belarus Andrey Anatolievich LNU dan FNU LNU.

Departemen mengatakan semua terdakwa saat ini berada di Belarus dan masih buron.


Pada 23 Mei 2021, sebuah jet tempur Belarus mengawal penerbangan Ryanair yang berada di wilayah udaranya, kemudian dipaksa untuk mendaratkannya di ibukota Minsk.

Pihak Belarus menyebut permintaan pendaratan darurat dilakukan karena adanya ancaman bom. Namun Ryanair menyebutnya sebagai pembajakan, lantaran disusul dengan penangkapan dan penahanan jurnalis pro-oposisi di Belarus, Roman Protasevich.

Menruut Departemen Kehakiman AS, Dhuro bertanggung jawab untuk mengomunikasikan ancaman bom kepada staf di pusat kendali lalu lintas udara Minsk, dan mengarahkan pusat tersebut untuk menginstruksikan pilot dalam penerbangan untuk mendarat.

Sementara Kazyuchits diduga mengarahkan otoritas lalu lintas udara Belarusia untuk memalsukan laporan insiden tentang pengalihan penerbangan untuk menyembunyikan rekayasa ancaman bom dan untuk menghilangkan peran dinas keamanan Belarusia dalam mengarahkan pengalihan tersebut.

Keempat terdakwa didakwa berkonspirasi untuk melakukan pembajakan pesawat dan menghadapi hukuman maksimal penjara seumur hidup, dengan hukuman wajib minimal 20 tahun penjara.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

UPDATE

Adab di Atas Selebrasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:12

Belgia vs Mesir Berbagi Skor 1-1

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:10

Pidato Bernuansa Sindiran Berpotensi Memicu Reaksi Balik Publik

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:39

Membongkar Skandal #SellIndonesia, Hebatnya Rupiah Menguat

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:19

Edura School Jawab Tantangan Guru di Era Digital

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:03

SEI Bongkar Dampak Kebijakan Batu Bara Bahlil: Pasokan Tersendat, Listrik Alami Gangguan!

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:37

Mahfud MD: UU Polri Abaikan Komisi Reformasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:24

ART Indonesia Disiksa Mirip Samsak Tinju di Malaysia

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:01

Kerja Prabowo Sudah Bagus, tapi Jangan Pidato Meledek Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:29

Sambut 1 Muharam Setop Saling Fitnah dan Provokasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:25

Selengkapnya