Berita

Penandatanganan MoU antara LSPR dan New York Film Academy pada 20 Januari 2022/Repro

Nusantara

Lebarkan Sayap, LSPR Teken Kerjasama dengan New York Film Academy

KAMIS, 20 JANUARI 2022 | 22:56 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

London School of Public Relations (LSPR) semakin melebarkan sayapnya dengan berkolaborasi dengan New York Film Academy (NYFA).

Tepat pada Kamis malam (20/1) waktu Indonesia dan pagi waktu New York, LSPR dan NYFE menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) secara hybrid.

Penandatanganan dilakukan oleh pendiri sekaligus CEO LSPR Communication and Business Institute Dr. Prita Kemal Gani, dengan Rektor NYFA Michael Young.

Dalam sambutannya, Prita mengungkap, MoU tersebut merupakan pendorong kerjasama yang lebih erat dua institusi pendidikan tersebut yang sudah menjalin partnership selama 18 tahun.

"Kami sangat senang menjadi saksi perkembangan kerjasama selama 18 tahun ini. Melalui MoU ini, kami akan memperkuat, mengakselerasi, dan memajukan pelajar Indonesia dalam bidang komunikasi dan seni murni," ujarnya.

Prita mengatakan, kolaborasi tersebut merupakan upaya LSPR untuk membuktikan komitmennya menghadirkan pendidikan berkelas dunia dan melahirkan lulusan-lulusan berskala global.

Hal serupa juga disampaikan oleh Young. Ia menyoroti berbagai kesamaan antara LSPR dan NYFA. Bahkan lahir pada tahun yang sama, 1992, dua institusi saling berbagi tumbuh kembang bersama-sama.

"Kami seperti anak kembar. Sama-sama lahir di tahun 1992, jadi kita merayakan bersama ulang tahun ke-30 tahun ini. Selamat ulang tahun untuk kita," guraunya.

Terkait dengan penandatanganan MoU, Young menjelaskan, kebutuhan untuk memiliki kemampuan profesional dalam bidang sinema di Indonesia menjadi sangat tinggi. Sehingga MoU antara LSPR dan NYFA datang pada waktu yang tepat.

"Laporan baru-baru ini yang saya baca menyebutkan kebutuhan pembuatan film di Indonesia meningkat pesat. (Indonesia) tengah mengembangkan sinema nasional yang lebih besar," jelasnya.

Adapun MoU antara LSPR dan NYFA berisi empat poin. Pertama, pertukaran mahasiswa dan dosen. Kedua, mempromosikan dua institusi satu sama lain. Ketiga, memperkenalkan dua institusi pada pelajar internasional. Keempat, mengadakan berbagai pelatihan dan kegiatan bersama.

Populer

Tak Disambut Pejabat AS, Natalius Pigai: Jokowi Datang Seperti Menteri yang Berwisata

Kamis, 12 Mei 2022 | 00:36

Serangan ke Anies Makin Gencar, Senator Jakarta: Tenggelamkan dengan Kabar Prestasi

Kamis, 12 Mei 2022 | 17:00

Rekayasa One Way Jalan Tol Jadi Bukti Infrastruktur Didesain Secara Ngawur

Minggu, 08 Mei 2022 | 07:55

Usai Makan Malam Bersama, AHY Pastikan Demokrat Tetap Dukung Edy Rahmayadi

Senin, 16 Mei 2022 | 09:38

Puji Pakaian Muslimah Iriana, Imam Shamsi Ali: Kira-kira yang Sering Nyinyiri Kerudung Ngomong Apa ya?

Senin, 16 Mei 2022 | 09:28

Soal Duet AH-AHY, Pengamat: Tidak Perlu Repot Cari Partai Lain Lagi

Minggu, 08 Mei 2022 | 12:25

Imran Khan: Menjatuhkan Nuklir ke Pakistan Akan Lebih Baik Daripada Menyerahkan Negara Ini Kepada Pencuri

Sabtu, 14 Mei 2022 | 18:58

UPDATE

Proyek Satelit Bakti Kominfo Rawan Penyimpangan, CBA Desak KPK Turun Tangan

Rabu, 18 Mei 2022 | 10:32

Megawati Tak Hadiri Acara KPK, Wasekjen PDIP: Tak Selalu Harus Hadir, Ibu Menugaskan Saya

Rabu, 18 Mei 2022 | 10:31

Biden: Supremasi Kulit Putih Sudah Meracuni Bangsa Amerika Serikat

Rabu, 18 Mei 2022 | 10:24

Hanya 4 Ketum yang Hadir di Acara PCB KPK, 16 Parpol Lainnya Diwakilkan

Rabu, 18 Mei 2022 | 10:11

Furqan AMC: Pembatalan Gorden Rumah Dinas DPR adalah Kemenangan Rakyat

Rabu, 18 Mei 2022 | 10:06

New York Siaga Tinggi Covid, Warga Diminta Pakai Masker dan Hindari Kumpul-kumpul Tidak Penting

Rabu, 18 Mei 2022 | 10:05

Rancangan PKPU Jadwal Belum Ditetapkan, Perludem Pertanyakan Kepastian Penyelenggaraan Pemilu

Rabu, 18 Mei 2022 | 09:55

Singapura Anggap UAS Sebar Paham Ekstremis, Fadli Zon: Hak Apa Mereka Menghakimi UAS?

Rabu, 18 Mei 2022 | 09:48

Fahri Hamzah: Menolak Perjalanan Pribadi Seorang Ustaz Bukan Tindakan Keimigrasian yang Beradab

Rabu, 18 Mei 2022 | 09:41

Pidato di Cannes Film Festival, Zelensky: Kita Butuh Charlie Chaplin Baru yang Bisa Melawan Diktator

Rabu, 18 Mei 2022 | 09:38

Selengkapnya