Berita

Anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade/Net

Politik

Demi Stabilkan Harga Minyak Goreng, Andre Rosiade Usul Kebutuhan Pasar Ekspor Dikurangi

KAMIS, 20 JANUARI 2022 | 16:34 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kementerian Perdagangan perlu memberlakukan mekanisme domestic market obligation (DMO) untuk kelapa sawit atau CPO sebagai cara menstabilkan harga kelapa sawit yang sedang mengalami kenaikan harga.

Saran itu disampaikan anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade agar harga minyak goreng menjadi stabil.

Menurutnya, melalui mekanisme itu, pemerintah dapat menentukan harga CPO yang lebih rendah dari harga global untuk memenuhi kebutuhan di dalam negeri.


"Saya menilai cara menstabilkan harga kelapa sawit melalui mekanisme DMO lebih baik dibandingkan lewat Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) kelapa sawit. Mekanisme ini juga dianggap lebih adil lantaran berlaku bagi pengusaha kelapa sawit non petani," ujarnya kepada wartawan, Kamis (20/1).

Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Barat ini menilai upaya pemerintah melalui Kementerian Perdagangan yang menjamin pendistribusian 1,2 miliar liter minyak goreng kemasan sederhana selama 6 bulan masih sedikit.

Ini lantaran jumlah tersebut masih jauh di bawah jumlah ekspor minyak goreng yang sebanyak 16 miliar liter selama setahun.

Untuk itu, dia meminta agar kebutuhan pasar ekspor dikurangi sehingga kebutuhan dalam negeri terpenuhi.

"Jadi 1,2 miliar liter yang disebut Pak Mendag untuk disubsidi ke rakyat itu kan kecil dibanding dengan 16 miliar liter untuk diekspor," sambungnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya