Berita

Gubernur Jawa Timur Ridwan Kamil/Net

Politik

Ngomong Siap Maju Pilpres di Kandang Banteng, Cara Ridwan Kamil Buka Peluang Jadi Cawapres Puan Maharani

KAMIS, 20 JANUARI 2022 | 09:25 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Penegasan siap maju pada Pilpres 2024 yang kembali ditegaskan Gubenur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil dalam sebuah deklarasi di Bali, beberapa waktu lalu bukan hal yang mengejutkan.

Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul M. Jamiluddin Ritonga mengingatkan bahwa Ridwan Kamil sebelumnya juga sudah memberi sinyal ke arah itu. Artinya, mantan Walikota Bandung itu hanya memberi penegasan dari sinyal sebelumnya.

"Pemilihan deklarasi di Bali tampaknya memberi sinyal kemungkinan Ridwan akan diusung PDIP sebagai Cawapres," kata Jamiluddin dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (20/1).


Menurutnya, Ridwan sengaja deklarasi di "kandang banteng" untuk memberi sinyal kedekatannya dengan partai moncong banteng putih.

"Ada kemungkinan Ridwan akan berduet dengan Puan Maharani. Hanya saja peluangnya untuk cawapresnya Puan," tuturnya.

Dengan deklarasi lebih awal, kata Jamiluddin, Ridwan Kamil justru memberi ruang dan waktu yang lebih panjang baginya untuk memperkenalkan dirinya di luar Jawa Barat. Tujuannya tentunya untuk meningkatkan popularitas dan elektabilitasnya.

"Jadi, Ridwan akan melakukan kerja-kerja politik yang lebih intensif sehingga saat mendekati Pilpres 2024 elektabilitasnya sudah sesuai yang ditargetkan. Hal itu berpeluang diperolehnya bila sejak awal menyatakan  sebagai capres," demikian Jamiluddin. 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya