Berita

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken saat berada di Kiev, Ukraina/Net

Dunia

Tiba d Ukraina, Menlu AS: Rusia Bisa Menyerang dalam Waktu Singkat

RABU, 19 JANUARI 2022 | 23:36 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Rusia bisa saja meluncurkan serangan baru dalam pemberitahuan yang sangat singkat. Begitu peringatan yang diutarakan oleh Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken tidak lama setelah ia tiba di Kiev, Ukraina pada Rabu (19/1).

Berbicara kepada diplomat di kedutaan Amerika Serikat di Kiev, Blinken mengatakan ia sangat berharap bahwa Rusia dapat tetap pada jalur diplomatik.

"Seperti yang Anda semua tahu dengan sangat, sangat baik, kami telah terlibat dalam beberapa bulan terakhir dalam fokus yang intens di Ukraina karena penumpukan signifikan yang kami lihat dari pasukan Rusia yang kami lihat di dekat perbatasan Ukraina," kata Blinken, seperti dimuat Channel News Asia.


Kunjungan itu dilakukan dalam upaya diplomatik untuk meredakan ketegangan dengan Rusia atas Ukraina.

Dalam kunjungan itu, Blinken dijadwalkan untuk bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy dan kemudian melakukan perjalanan ke Berlin untuk berbicara dengan sekutu. Setelah itu, Blinken juga akan pergi ke Jenewa untuk bertemu Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov setelah negosiasi pekan lalu tidak menghasilkan terobosan.

Rusia sendiri beberapa waktu belakangan mengundang perhatian Amerika Serikat dan sekutu Barat-nya karena mengerahkan puluhan ribu tentara di dekat perbatasan Ukraina.

Selain itu, Rusia juga baru-baru ini memindahkan pasukan tambahan ke Belarus, menjelang apa yang dikatakan Minsk sebagai latihan gabungan yang direncanakan bulan depan.

Di sisi lain, Rusia menyangkal tuduhan bahwa mereka sedang menyiapkan rencana untuk melancarkan serangan.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya