Berita

Pekerja mengisi rak di sebuah supermarket di Bentong, di negara bagian Pahang Malaysia, pada 14 Januari 2021/AFP

Dunia

Jaga Stabilitas Harga Barang Pokok, Malaysia Kucurkan 680 Ringgit

SENIN, 17 JANUARI 2022 | 23:31 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Malaysia mengucurkan dana 680 juta ringgit Malaysia untuk memastikan standarisasi dan stabilisasi harga bahan pokok. Begitu pengumuman yang disampaikan oleh Menteri Perdagangan Domestik dan Urusan Konsumen Alexander Nanta Linggi pada Senin (17/1).

Ia menjelaskan, total ada 400 juta ringgit Malaysia yang telah disisihkan untuk program stabilisasi harga minyak goreng dan 40 juta ringgit Malaysia untuk program subsidi tepung terigu.

Ia juga mengatakan bahwa 240 juta ringgit Malaysia lainnya akan dialokasikan untuk pelaksanaan program standarisasi harga, yang mencakup distribusi barang-barang penting, gas minyak cair dan program drum komunitas.


Melalui program tersebut, pemerintah Malaysia juga akan menanggung biaya transportasi untuk mengirimkan tujuh barang yang dikendalikan dari pemasok di kota ke daerah pedesaan tertentu.

Dikabarkan Bernama, Nanta Linggi menjelaskan bahwa pelaksanaan program tersebut diharapkan dapat memastikan bahwa barang yang dijual sesuai dengan harga yang ditetapkan, karena biaya pengiriman akan ditanggung oleh pemerintah.

Secara keseluruhan, sambungnya, akan ada 2.005 titik penjualan secara nasional di mana bahan pokok tersebut akan dikirim oleh pengangkut, dicatat dan dijual ke masyarakat setempat.

Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa masyarakat lokal juga dapat menikmati harga yang sama seperti di kota.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Ambang Batas Parlemen Moderat Cukup 2,5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 20:04

Eks Kepala PPATK: Demutualisasi BEI Kebutuhan Mendesak, Faktor Pertemanan Permudah Penyimpangan

Senin, 02 Februari 2026 | 19:50

Ribuan Warga Kawanua Rayakan Natal dan Tahun Baru dengan Nuansa Budaya

Senin, 02 Februari 2026 | 19:45

Catat! Ini 9 Sasaran Operasi Keselamatan Jaya 2026 dan Besaran Dendanya

Senin, 02 Februari 2026 | 19:45

Prabowo Terima Dirut Garuda dan Petinggi Embraer di Istana, Bahas Apa?

Senin, 02 Februari 2026 | 19:41

Menkeu Purbaya Singgung Saham Gorengan Saat IHSG Anjlok, Apa Itu?

Senin, 02 Februari 2026 | 19:29

Alur Setoran Kades dan Camat ke Sudewo Ditelisik KPK

Senin, 02 Februari 2026 | 19:23

Horor Sejarah Era Jim Crow

Senin, 02 Februari 2026 | 19:14

10 Surat Tanah yang Tidak Berlaku Lagi mulai Februari 2026

Senin, 02 Februari 2026 | 19:12

5 Takjil Khas Daerah Indonesia Paling Legendaris

Senin, 02 Februari 2026 | 18:53

Selengkapnya