Berita

Matt Harper dan Emmy Pakpahan/Net

Dunia

Sadis, Wanita Kelahiran Indonesia Bunuh Pacarnya Asal Inggris dan Memvideokan Proses Kematiannya

SABTU, 15 JANUARI 2022 | 08:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Polisi telah menahan Emmy Pakpahan, wanita yang diduga membunuh kekasihnya, pria asal Inggris, di kediaman mereka di Bali.

Matt Harper, 48 tahun, adalah pengusaha properti yang memiliki dua orang anak. Ia menjalin hubungan dengan Emmy, kelahiran Indonesia, sejak Juli tahun lalu.  

Emmy diduga menikam Matt saat Maat melakukan panggilan video dengan putrinya dan mantan istrinya di Inggris.

Emmy diketahui lahir di Indonesia tetapi memiliki kewarganegaraan AS dari pernikahan sebelumnya. Kepada Polisi perempuan berusia 40-an itu mengatakan bahwa Matt bunuh diri.

Untuk menguatkan klaimnya, Emmy bahkan menunjukkan kepada penyelidik sebuah video saat Matt, kekasihnya, dalam keadaan sekarat di lantai rumahnya di Bali beberapa saat setelah dugaan bahwa dia menyerang Matt pada hari Kamis (14/1).

Emmy dengan keji memfilmkan rekaman itu sendiri dari luar properti, mengklaim Matt telah mengunci pintu dan dengan sengaja melukai dirinya sendiri.

“Saya tidak tahu apa yang terjadi. Saya tidak tahu, saya tidak tahu," nampak Emmy terisak di dalam klip tersebut, seperti dikutip dari Sun, Jumat (14/1).

Namun, polisi tidak terkecoh dan telah menangkapnya atas dugaan pembunuhan.

Mantan pacar Matt, Allin Efashion, mengaku sempat berkomunikasi dengan Matt beberapa hari sebelum peristiwa keji itu.

“Saya bersamanya sebelum dia bersama Emmy. Dia adalah pria yang sempurna, pria yang perhatian dan menyenangkan. Dia adalah cinta dalam hidupku. Aku tidak percaya dia pergi," katanya kepada The Sun.

“Dia mengirimi saya pesan beberapa hari sebelum dia meninggal, mengatakan dia membenci Emmy karena dia menghancurkan hidupnya – dan dia menyesal telah meninggalkan saya," lanjutnya.

Selama berpacaran dengan Matt, Allin mengatakan bahwa pria itu adalah seorang pria baik hati dan penyayang.

“Dia adalah ayah terbaik untuk dua anak perempuan dan anak tirinya dan dicintai oleh banyak teman di Inggris dan Bali. Semoga ia beristirahat dalam damai," ujarnya.

Teman-teman lain mengungkapkan bahwa mereka mengkhawatirkan keselamatan Matt di minggu-minggu menjelang kematiannya.

Mereka menggambarkan Emmy sebagai pacar psiko. Belakangan beredar kabar bahwa di grup Facebook Bali bahwa wanita itu adalah scammer berantai yang telah menipu orang asing dengan puluhan ribu pound.

Matt diketahui telah tiba di Bali pada Februari 2020. Pria asal Gloucester Inggris itu mendapat pekerjaan di grup hotel dan sering membagikan video dan foto di media sosial tentang kehidupan impiannya di pulau Indonesia.

Dikenal sebagai seorang koki yang rajin, ia secara teratur memasak makanan untuk teman-teman di Bali dan bahkan mengadakan acara “Come Dine With Me” di sebuah restoran di sana tahun lalu.

Seorang juru bicara Kantor Luar Negeri & Persemakmuran Inggris mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan petugas kepolisian Indonesia.

"Kami berhubungan dengan polisi Indonesia mengenai kematian seorang pria Inggris di Bali, dan mendukung keluarga pada saat yang sulit ini," kata mereka.

Populer

Hampir 2 Bulan Kosong, Presiden Jokowi dan Panglima TNI Disarankan Segera Tunjuk Pangkostrad Baru

Kamis, 13 Januari 2022 | 01:58

Otto Hasibuan: Pertamina Menang Gugatan Rp 1,5 T dan 23 Juta Dolar AS Kasus Tumpahan Minyak Teluk Balikpapan

Sabtu, 22 Januari 2022 | 12:57

Ketua Umum HMI: Pelaporan Balik Terhadap Ubedilah Badrun Adalah Tindakan Salah Kaprah dan Bodoh

Minggu, 16 Januari 2022 | 07:17

Rizal Ramli: Pakde Jokowi, Tolong Jelaskan Siapa Akan Tinggal di Ibu Kota Negara Baru?

Senin, 17 Januari 2022 | 22:04

Soal Deklarasi Prabowo-Jokowi, Pengamat: Jika Maju Cawapres, Makin Kuat Jokowi Beda Kelas dengan SBY

Sabtu, 15 Januari 2022 | 17:54

Pesan untuk Ubedilah Badrun, Adhie Massardi: Bersiaplah Hadapi Segala Hal yang Tidak Masuk Akal Sekalipun

Minggu, 16 Januari 2022 | 06:55

Dosen UAI: Pelaporan Ubedilah Badrun Sepertinya untuk Menekan agar Cabut Laporan

Senin, 17 Januari 2022 | 08:27

UPDATE

Sebut Kalimantan dengan "Tempat Jin Buang Anak", Edy Mulyadi Dilaporkan Pemuda Lintas Agama Kaltim ke Polresta Samarinda

Minggu, 23 Januari 2022 | 19:17

Erick Thohir: BTN Harus Menjadi Solusi Perumahan Bagi Masyarakat Indonesia

Minggu, 23 Januari 2022 | 19:04

Covid-19 Nasional Bertambah 2.295 Kasus, Jateng Kematian Tertinggi Tembus 30.306 Orang

Minggu, 23 Januari 2022 | 18:50

Kalau IKN Pindah ke Kaltim, Predikat Jakarta Bisa Diganti Jadi KBJ

Minggu, 23 Januari 2022 | 18:44

Prof Kaelan UGM: Sistem Hukum Indonesia Sudah Murtad dari Pancasila

Minggu, 23 Januari 2022 | 18:28

Jamin Keamanan PTM, Binda Bali Gencar Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun

Minggu, 23 Januari 2022 | 18:07

Sempat Kabur Saat Kecelakaan, 100 Monyet Lab Berhasil Ditangkap Kembali

Minggu, 23 Januari 2022 | 17:58

Usik Harga Diri Masyarakat Kalimantan, Edy Mulyadi Didesak Cabut Pernyatan Lokasi IKN "Tempat Jin Buang anak"

Minggu, 23 Januari 2022 | 17:54

Bantah Klaim Inggris, Rusia Tegas Tidak Mencoba Gantikan Pemimpin Ukraina

Minggu, 23 Januari 2022 | 17:49

Etalase Industri Olahraga Nasional, Even MotoGP Mandalika Diharapkan Hasilkan Rp 500 Miliar

Minggu, 23 Januari 2022 | 17:39

Selengkapnya