Berita

Rumah warga rusak akibat gempa Banten/Ist

Nusantara

257 Rumah Rusak Akibat Gempa Banten, Paling Banyak di Pandeglang

SABTU, 15 JANUARI 2022 | 07:42 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sebanyak 257 Rumah Rusak Terdampak Gempa Banten

Ratusan unit rumah mengalami kerusakan usai diguncang gempa bumi magnitudo 6,6 di Kabupaten Pandeglang, Banten, Jumat sore (14/1).

Data sementara yang dihimpun Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga Sabtu (15/1) per pukul 00.25 WIB, sebanyak 257 rumah rusak.
 
Rincian data kerusakan paling banyak adalah di Kabupaten Pandeglang dengan total rumah rusak berat ada 26 unit, rusak sedang 33 unit, rusak ringan 131 unit, termasuk 10 unit sekolah, 1 puskesmas, 1 pabrik, 1 kantor pemerintahan, 1 tempat ibadah dan 1 tempat usaha.

Kabupaten Serang melaporkan 16 unit rumah rusak sedang. Kemudian di Kabupaten Lebak ada sebanyak 12 unit rumah rusak berat, 3 unit rusak sedang, 21 rusak ringan dan 3 unit bangunan sekolah.

Di samping itu juga dilaporkan satu warga mengalami luka ringan terdampak gempa bumi.

"Selanjutnya di Kabupaten Sukabumi ada 3 unit rumah rusak sedang dan 6 unit rumah rusak ringan serta di Kabupaten Bogor terdapat 8 rumah rusak sedang," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari.

Guncangan gempa yang berpusat di 7.21 LS dan 105.05 BT pada kedalaman 40 kilometer itu dirasakan kuat selama 2-4 detik di 11 lokasi di wilayah barat Pulau Jawa dan Selatan Pulau Sumatera.

Guncangan itu membuat masyarakat berhamburan keluar ruangan untuk menyelamatkan diri dari hal yang tidak diinginkan.

Adapun rinciannya meliputi Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang, Kota Serang dan Kabupaten Lebak di Provinsi Banten. Kemudian Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Bogor, Kota Bogor dan Kota Depok di Jawa Barat.

Selanjutnya adalah Provinsi DKI Jakarta dan Kabupaten Lampung Barat.

Populer

Hampir 2 Bulan Kosong, Presiden Jokowi dan Panglima TNI Disarankan Segera Tunjuk Pangkostrad Baru

Kamis, 13 Januari 2022 | 01:58

Ketua Umum HMI: Pelaporan Balik Terhadap Ubedilah Badrun Adalah Tindakan Salah Kaprah dan Bodoh

Minggu, 16 Januari 2022 | 07:17

Otto Hasibuan: Pertamina Menang Gugatan Rp 1,5 T dan 23 Juta Dolar AS Kasus Tumpahan Minyak Teluk Balikpapan

Sabtu, 22 Januari 2022 | 12:57

Rizal Ramli: Pakde Jokowi, Tolong Jelaskan Siapa Akan Tinggal di Ibu Kota Negara Baru?

Senin, 17 Januari 2022 | 22:04

Soal Deklarasi Prabowo-Jokowi, Pengamat: Jika Maju Cawapres, Makin Kuat Jokowi Beda Kelas dengan SBY

Sabtu, 15 Januari 2022 | 17:54

Pesan untuk Ubedilah Badrun, Adhie Massardi: Bersiaplah Hadapi Segala Hal yang Tidak Masuk Akal Sekalipun

Minggu, 16 Januari 2022 | 06:55

Dosen UAI: Pelaporan Ubedilah Badrun Sepertinya untuk Menekan agar Cabut Laporan

Senin, 17 Januari 2022 | 08:27

UPDATE

Soal “Macan Mengeong”, Prabowo Tidak Akan Marah pada Sekjen GNPF Ulama

Minggu, 23 Januari 2022 | 17:34

Tafsir Lukisan SBY, Benny Harman: Terkandung Pesan 2024 Kursi Presiden Kosong

Minggu, 23 Januari 2022 | 17:23

Balad Jarwo Deklarasi Dukung untuk Ganjar Pranowo di Pilpres 2024

Minggu, 23 Januari 2022 | 17:15

Pengakuan Guntur Soekarno, Megawati Jagoan Main Bola

Minggu, 23 Januari 2022 | 16:59

Korea Selatan Siap Bantu Mesir Pulihkan Gerbang Kuil Kuno di Luxor

Minggu, 23 Januari 2022 | 16:59

Perselisihan Cat, Airbus Batalkan Kontrak 6 Miliar Dolar AS dengam Qatar Airways

Minggu, 23 Januari 2022 | 16:54

Ledakan Terjadi di Minibus di Afghanistan, Tujuh Orang Meninggal Dunia

Minggu, 23 Januari 2022 | 16:45

Karir Mantunya Terbawa, Tidak Salah Publik Anggap Kekuasaan Luhut Sudah Lampaui Jokowi

Minggu, 23 Januari 2022 | 16:30

Berhasil Berantas Korupsi, Magnet Parpol Lirik Firli Bahuri jadi Calon Alternatif Pilpres 2024

Minggu, 23 Januari 2022 | 16:13

Silvio Berlusconi Resmi Tidak Mencalonkan Diri dalam Pemilu Presiden Italia

Minggu, 23 Januari 2022 | 15:54

Selengkapnya