Berita

Mantan Walikota Banjar, Herman Sutrisno/Net

Hukum

Dalami Kasus Kasus Herman Sutrisno, KPK Panggil Pejabat dan Mantan Pejabat Pemkot Banjar

KAMIS, 13 JANUARI 2022 | 13:05 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pejabat dan mantan pejabat di Pemerintah Kota (Pemkot) Banjar dipanggil penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi kasus dugaan suap proyek di Dinas PUPR Pemkot Banjar.

Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri mengatakan, hari ini, Kamis (13/1), penyidik memanggil tujuh orang saksi untuk tersangka Herman Sutrisno (HS) selaku Walikota Banjar periode 2003-2008 dan 2008-2013.

"Pemeriksaan dilakukan di Kantor Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Barat," ujar Ali kepada wartawan, Kamis siang (13/1).


Saksi-saksi yang dipanggil adalah Asidi Rusmawandi selaku Kasie Perencanaan Cipta Karya periode 2009-2012 Dinas PU Kota Banjar; Rachwan selaku Wadir Umum RSUD Kota Banjar periode 2009-2017; Sunarto selaku Sekretaris Dinas PU Kota Banjar periode Januari 2009-Januari 2012.

Selanjutnya, Nana Sutarna yang menjabat di Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan terpadu periode Februari 2009-April 2011; Soeparno menjabat di Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan terpadu periode Mei 2011-Januari 2012; Ade Setiana selaku Sekda Kota Banjar; dan Endang Hendra menjabat di Badan Lingkungan Hidup dan Kebersihan (BALIHKA) 2009-2010.

Dalam perkara ini, Herman Sutrisno dan Rahmat Wardi (RW) selaku Direktur CV Prima resmi ditahan penyidik KPK pada Kamis, 23 Desember 2021.

Tersangka Rahmat sebagai salah satu pengusaha jasa konstruksi di Kota Banjar diduga memiliki kedekatan dengan tersangka Herman.

Selama menjabat Walikota Banjar, Herman diduga banyak menerima pemberian sejumlah uang dalam bentuk gratifikasi dari para kontraktor dan pihak lainnya yang mengerjakan proyek di Pemkot Banjar.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya