Berita

Aksi protes menolak kudeta militer di Sudan/Net

Dunia

Protes Anti-Kudeta Sudan Berlumur Darah, 63 Orang Meregang Nyawa

SENIN, 10 JANUARI 2022 | 15:45 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Aksi unjuk rasa menolak kudeta militer di Sudan kembali menelan nyawa. Jumlah korban tewas dilaporkan bertambah menjadi 63.

Komite Dokter Pusat pada Senin (10/1) melaporkan seorang pengunjuk rasa berusia 16 tahun meninggal dunia setelah terluka di kepala selama aksi protes pada Minggu (9/1), melawan militer.

Kematian pemuda tersebut membuat total korban tewas sejak kudeta militer 25 Oktober menjadi 63 orang.


Kudeta militer dilakukan untuk menggulingkan pemerintahan transisi Perdana Menteri Abdalla Hamdok. Hamdok kemudian mengundurkan diri pada 2 Januari, enam minggu setelah ia kembali ke jabatannya dalam kesepakatan dengan panglima militer Abdel Fattah al-Burhan.

Sebelum pengambilalihan militer, Sudan diperintah oleh dewan berdaulat pejabat militer dan sipil yang bertugas mengawasi periode transisi hingga pemilihan umum pada 2023.

Pada Sabtu (8/1), misi PBB di Sudan meluncurkan proses untuk menyelamatkan transisi pemerintahan menuju negara demokratis.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya