Berita

Taliban/Net

Dunia

Taliban Harus Penuhi Janji Dulu Jika Ingin Uangnya Mengalir

SENIN, 10 JANUARI 2022 | 12:41 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Taliban harus memenuhi janji-janjinya jika ingin sumber keuangan mereka dicairkan. Begitu tuntutan dari Komisaris Tinggi Badan Pengungsi PBB (UNHCR), Filippo Grandi.

Grandi mengatakan, Taliban harus mengizinkan perempuan dan anak perempuan di Afghanistan untuk bersekolah, sementara minoritas terwakili di pemerintahan.

Dalam wawancaranya dengan The Washington Post, Grandi menekankan pentingnya menjaga dialog dengan Imarah Islam Afghanistan, demi memastikan situasi yang "layak".


"Tetapi pada akhirnya, penting untuk mempertahankan dialog dengan Taliban, karena semua sistem ini bersifat sementara. Memastikan Afghanistan layak adalah ketika negara mampu mendukung rakyatnya. Saya pikir itu hanya akan tercapai melalui dialog antara komunitas internasional dan Taliban sendiri," ujarnya.

Grandi menuturkan, ia telah menyampaikan pesan tersebut kepada Taliban ketika mengunjungi Kabul. Ia menegaskan, Taliban harus memenuhi beberapa janji mereka jika ingin sumber keuangan Afghanistan dicairkan.

"Jika Anda (Taliban) ingin negara ini menikmati lagi dukungan pembangunan substantif oleh komunitas internasional, Anda juga harus mengambil langkah ke arah mereka. Ini harus berjalan dua arah, tidak bisa menjadi situasi dinding ke dinding," jelasnya.

Setelah Taliban mengambil alih pemerintahan Afghanistan, Amerika Serikat (AS) membekukan hampir 10 miliar dolar aset negara itu dan menjatuhkan sanksi kepada Taliban.

Di sisi lain, bantuan-bantuan asing ke Afghanistan juga ditangguhkan, memicu krsis ekonomi dan kemanusiaan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Pencarian Korban KMP Virgo Transport 8 Teradang Gelombang Tinggi Capai 2,5 Meter

Minggu, 13 September 2026 | 18:04

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Polisi Update Temuan Barang Diduga Milik Kapal Pengangkut 5 Jurnalis

Minggu, 13 September 2026 | 17:16

Prabowo Ungkap Transformasi Pangan Indonesia di Hadapan Pemimpin BRICS

Minggu, 13 September 2026 | 17:02

Aspekpir Puji Komitmen PTPN IV PalmCo Majukan Petani Mitra

Minggu, 13 September 2026 | 16:50

Prabowo Ajak BRICS Ubah Kerentanan Jadi Kekuatan untuk Pertumbuhan Global

Minggu, 13 September 2026 | 16:49

BNI Perkuat Ekosistem Industri Kecantikan Lewat BSF 2026

Minggu, 13 September 2026 | 16:46

Kerugian Bisnis Tak Otomatis jadi Tindak Pidana

Minggu, 13 September 2026 | 16:27

Dua Armada Pos Indonesia Ikut Tenggelam Bersama KMP Virgo

Minggu, 13 September 2026 | 16:21

Kapal Pertamina Bantu Selamatkan 16 Korban Virgo Transport 08 di Laut Jawa

Minggu, 13 September 2026 | 16:02

Selengkapnya