Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

China Tunjuk Bekas Kepala Kepolisian Xinjiang Jadi Komandan Garnisun PLA Hong Kong

SENIN, 10 JANUARI 2022 | 12:24 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China menunjuk mantan kepala paramiliter sekaligus mantan kepala staf Angkatan Bersenjata Kepolisian Xinjiang, Peng Jintang, sebagai komandan baru untuk garnisun Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) di Hong Kong.

Dari laporan CCTV pada Minggu (9/1), pengangkatan Peng telah ditandatangani oleh Presiden Xi Jinping.

Peng yang berpangkat mayor jenderal, sebelumnya menjabat sebagai wakil kepala staf kepolisian paramiliter China. Peng juga pernah bekerja sebagai kepala staf Angkatan Bersenjata Polisi di Xinjiang, tempat China diduga melakukan genosida terhadap minoritas Uighur.


Peng mengatakan aakan bekerja dengan semua anggota garnisun untuk mengikuti perintah Partai Komunis dan Xi, serta dengan tegas membela kedaulatan nasional dan kepentingan keamanan.

Hong Kong kembali ke pemerintahan China pada tahun 1997 dengan janji bahwa hak-hak individu akan dilindungi.

Tetapi aktivis pro-demokrasi dan kelompok hak asasi mengatakan kebebasan telah terkikis, khususnya sejak China memberlakukan UU keamanan nasional baru setelah berbulan-bulan protes pro-demokrasi yang diwarnai kekerasan pada 2019.

PLA mempertahankan sebuah garnisun di Hong Kong, tetapi kegiatannya sebagian besar bersifat low profile. Di bawah konstitusi mini pusat keuangan global, Hukum Dasar, pertahanan dan urusan luar negeri dikelola oleh para pemimpin Partai Komunis di Beijing.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya