Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Jadi Arena Pertempuran Taliban, Sekolah-sekolah di Kunduz Terpaksa Ditutup

SENIN, 10 JANUARI 2022 | 08:47 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Lebih dari 30.000 siswa di Provinsi Kunduz, Afghanistan kehilangan sekolah karena kekerasan politik yang terjadi selama beberapa tahun terakhir.

Kepala departemen pendidikan provinsi, Mawlawi Ismail Abu Ahmad mengatakan, sekolah-sekolah di Kunduz terpaksa ditutup karena berada di daerah konflik yang menjadi arena pertempuran antara Taliban dan mantan pasukan keamanan pemerintahan terdahulu.

Salah satu sekolah yang menjadi area pertempuran yang paling sengit adalah SMA Wanita Alchin.


Setelah situasi mereda dengan kaburnya pemerintahan lama dan berkuasanya Taliban, saat ini sekolah tersebut sedang dalam perbaikan, seperti dikutip TOLO News.

Taliban juga mengumumkan unit baru yang berisi 170 orang yang akan melindungi lembaga pendidikan.

Taliban kembali ke tampuk kekuasaan setelah Amerika Serikat (AS) menarik diri dari Afghanistan pada Agustus tahun lalu. Meski begitu, Taliban belum berhasil mendapatkan pengakuan internasional.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya