Berita

Bantuan kemanusiaan dari India untuk Afghanistan/Net

Dunia

Meski Bermusuhan, Taliban Sampaikan Terima Kasih untuk India

MINGGU, 09 JANUARI 2022 | 12:38 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Taliban menyampaikan rasa terima kasihnya kepada India yang telah mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk Afghanistan, terlepas dari permusuhan mereka.

Gelombang ketiga bantuan kemanusiaan yang terdiri dari dua ton obat-obatan dari India melalui Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah tiba di Afghanistan pada Jumat (7/1).

Kementerian Luar Negeri India mengatakan pihaknya berkomitmen untuk terus memberi bantuan kemanusiaan kepada rakyat Afghanistan. Dalam beberapa minggu mendatang, India akan memasok lebih banyak bantuan kemanusiaan yang terdiri dari obat-obatan dan biji-bijian makanan ke Afghanistan.


Setelah kiriman bantuan tersebut, kepala jurubicara Taliban Zabihullah Mujahid menyampaikan terima kasih kepada India.

"Enam ton obat-obatan tiba di Kabul pagi ini sebagai bagian dari bantuan India ke Afghanistan. Beberapa hari lalu, India juga mengirimkan 500 ribu dosis vaksin corona dan banyak barang lainnya ke Afghanistan. Imarah Islam berterima kasih kepada India atas bantuan dan kerjasama kemanusiaannya," ujarnya.

Meskipun India belum mengakui rezim Taliban, namun India terus berkomitmen untuk menawarkan bantuan kemanusiaan untuk rakyat Afghanistan.

India juga mengirimkan 50 ribu metrik ton gandum ke Afghanistan melalui jalan darat melalui Pakistan.

Menurut perkiraan PBB, hampir 23 juta warga Afghanistan menghadapi kekurangan pangan akut, dengan sebanyak 3,2 juta anak berisiko kekurangan gizi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya