Berita

Bentrokan antara aparat keamanan dan pengunjuk rasa di Kazakhstan/Net

Dunia

CIS: Kerusuhan Kazakhstan Diprovokasi Para Bandit yang Dibekingi Kekuatan Asing

MINGGU, 09 JANUARI 2022 | 08:58 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kekauan yang terjadi di Kazakhstan selama beberapa hari terakhir sudah direncanakan oleh pihak-pihak tertentu dengan bantuan asing.

Begitu yang dikatakan oleh Komisaris Eksekutif Persemakmuran Negara-negara Merdeka (CIS), Sergei Lebedev dengan menyebut ada "bandit" yang menjadi dalang kerusuhan.

"Jelas hari ini bahwa unsur-unsur perusak, para bandit, mempersiapkan unjuk rasa massal terlebih dulu untuk mengacaukan negara dan mendapat dukungan asing," ujarnya, seperti dikutip Sputnik, Minggu (9/1).


Ia mengatakan, para provokator, dalang, dan sponsor dari kerusuhan tersebut bersembunyi dalam topeng tindakan kriminal untuk melancarkan "revolusi warna" di Kazakhstan.

Meski begitu, Lebedev mengatakan, otoritas Kazakhstan berhasil memulihkan ketertiban dan stabilitas dengan tepat waktu. Ia juga berharap dapat segera menggelar pertemuan CIS di Kazakhstan.

Tahun ini, Kazakhstan memimpin CIS, yang meliputi Armenia, Azerbaijan, Belarus, Kazakhstan sendiri, Kirgistan, Moldova, Rusia, Tajikistan, dan Uzbekistan.

Kazakhstan telah diguncang oleh aksi protes massal yang dipicu kenaikan harga gas LPG. Protes diwarnai dengan bentrokan antara aparat keamanan dan pengunjuk rasa yang membuat puluhan orang meninggal dunia.

Dugaan adanya interfensi asing sudah disuarakan oleh Presiden Kassym-Jomart Tokayev dalam pitonya pada 5 Januari.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya