Berita

Situasi Lebanon gelap gulita saat pemadaman listrik massal/Net

Dunia

Gardu Listrik Dirusak Massa, Satu Negara Lebanon Gelap Gulita

MINGGU, 09 JANUARI 2022 | 06:34 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Listrik di hampir seluruh wilayah di Lebanon dilaporkan terputus, membuat malam di sana menjadi gelap gulita pada Sabtu (8/1) waktu setempat.

Menurut laporan media, Electricite du Liban (EDL) yang mengendalikan 90 persen distribusi listrik Lebanon telah memutus pasokannya di seluruh negeri.

Dalam sebuah pernyataan yang dikutip AP, EDL mengatakan pemadaman listrik terjadi akibat kemarahan para pengunjuk rasa yang menyerbu gardu listrik di wilayah Aaramoun, dekat Beirut.


Krisis keuangan di Lebanon membuat pemadaman listrik terjadi setidaknya 20 jam dalam sehari. Warga yang marah pada akhirnya menyerbu gardu listrik utama dan merusak peralatan di sana. Akibatnya seluruh jaringan listrik harus dipadamkan.

"Para pengunjuk rasa merusak trafo daya 150-220 kilovolt dan membuka pemutus sirkuit yang menghubungkan pembangkit listrik Zahrani ke stasiun Aaramoun. Ini menyebabkan gangguan pada jaringan listrik yang memicu pemadaman total di seluruh wilayah Lebanon pada 17.27 (waktu setempat)," kata EDL.

Menurut saksi mata, listrik juga terputus sementara di Bandara Internasional Beirut.

Di tengah krisis ekonomi yang parah, Lebanon belum mampu menyediakan bahan bakar untuk pembangkit listrik selama lebih dari enam bulan.

Alhasil generator swasta berusaha mati-matian memenuhi pasokan yang terus meningkat. Pemilik generator swasta telah menaikkan harga dan menjatah pasokan dalam beberapa bulan terakhir, dengan biaya melonjak setelah pemerintah secara bertahap mencabut subsidi bahan bakar.

Tagihan listrik rata-rata untuk keluarga Lebanon biasanya lebih mahal daripada upah minimum bulanan sebesar 675.000 pound Lebanon.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Pencarian Korban KMP Virgo Transport 8 Teradang Gelombang Tinggi Capai 2,5 Meter

Minggu, 13 September 2026 | 18:04

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Polisi Update Temuan Barang Diduga Milik Kapal Pengangkut 5 Jurnalis

Minggu, 13 September 2026 | 17:16

Prabowo Ungkap Transformasi Pangan Indonesia di Hadapan Pemimpin BRICS

Minggu, 13 September 2026 | 17:02

Aspekpir Puji Komitmen PTPN IV PalmCo Majukan Petani Mitra

Minggu, 13 September 2026 | 16:50

Prabowo Ajak BRICS Ubah Kerentanan Jadi Kekuatan untuk Pertumbuhan Global

Minggu, 13 September 2026 | 16:49

BNI Perkuat Ekosistem Industri Kecantikan Lewat BSF 2026

Minggu, 13 September 2026 | 16:46

Kerugian Bisnis Tak Otomatis jadi Tindak Pidana

Minggu, 13 September 2026 | 16:27

Dua Armada Pos Indonesia Ikut Tenggelam Bersama KMP Virgo

Minggu, 13 September 2026 | 16:21

Kapal Pertamina Bantu Selamatkan 16 Korban Virgo Transport 08 di Laut Jawa

Minggu, 13 September 2026 | 16:02

Selengkapnya