Berita

Ferdinand Hutahaean/Net

Politik

Ferdinand Hutahaean Ngaku Mualaf, Haris Pertama: Memang Kalau Islam Dia Boleh Semena-mena Membandingkan Allah?

JUMAT, 07 JANUARI 2022 | 20:40 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Meskipun mengaku telah menjadi mualaf pada 2017 lalu, proses pidana terhadap Ferdinand Hutahaean harus tetap berjalan karena telah menyebarkan kebohongan publik dan penistaan agama di media sosial.

Begitu ditegaskan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Haris Pertama, yang juga merupakan pihak pelapor menanggapi pernyataan Ferdinand telah jadi mualaf sejak 2017.

"Terus pengakuannya dengan mualaf kenapa?" ujar Haris kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat malam (7/1).


Lanjut Haris, meskipun Ferdinand mengaku mualaf, proses hukum tetap harus dijalankan dan segera dipidana.

"Sekarang orang Islam saja, baik itu dibilang Islam KTP kek, Islam apa kek kata orang misalnya, dia ngaku Islam tapi enggak pernah shalat misalnya gitu lah, orang yang Islam dari lahir saja kalau menghina atau membandingkan Allah, Tuhan, itu enggak boleh, itu sudah penistaan agama. Terus apa dengan Ferdinand ngaku mualaf itu serta merta menghilangkan pidana dia? Kan enggak," tegas Haris.

Sehingga, menurut Haris, jika nanti Ferdinand kembali melontarkan pernyataan bahwa dirinya sakit jiwa, proses pidana harus tetap dijalankan.

"Dia mempunyai imajiner hati dan pikiran berbeda, dia mau berlaga orang gila pun, orang sakit jiwa pun, enggak ada urus, pidana harus tetap dilakukan. Nah bahwa hari ini dia berpikir masalah mualaf, emang karena agama Islam dia boleh semena-mena membandingkan Allah? Kan enggak boleh," pungkas Haris.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya