Berita

Thailand memperketat aturan pembatasan Covid-19/Net

Dunia

Infeksi Menanjak, Thailand Perkencang Aturan Pembatasan Covid-19

JUMAT, 07 JANUARI 2022 | 18:50 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Thailand mengumumkan lebih banyak pembatasan Covid-19 seiring dengan melonjaknya infeksi harian dari virus corona, didorong dengan penyebaran varian Omicron.

Jurubicara Center for Covid-19 Situation Administration (CCSA) Taweesin Visanuyothin pada Jumat (7/1) mengatakan program "Test & Go" tidak akan berlaku untuk sementara. Program tersebut mengizinkan mereka yang dites negatif Covid-19 untuk tidak melakukan karantina wajib.

"Kami akan melakukan perubahan jika situasinya membaik," ujarnya dalam konferensi pers, seperti dikutip Bernama.


Meski begitu, Visanuyothin menyebut, pemegang Thailand Pass untuk saat ini tidak akan terpengaruh. Untuk itu, mereka masih bisa memasuki Thailand tanpa menjalani karantina hingga 15 Januari.

Selain itu, Thailand juga telah menghentikan sementara Phuket Sandbox untuk mencegah penyebaran varian Omicron. Tetapi Taweesin mengatakan program "sandbox" akan diperluas ke pulau resor lainnya, seperti Koh Phang-nga, Krabi, Koh Samui, Koh Tao dan Koh Phangan, mulai 11 Januari.

Di bawah program "sandbox", wisatawan diizinkan untuk bergerak bebas selama mereka tinggal di lokasi tersebut. Mereka diharuskan berada di lokasi yang sama selama tujuh hari sebelum bepergian ke provinsi lain.

Pengetatan pembatasan Covid-19 dilakukan setelah CCSA menggelar rapat bersama Perdana Menteri Prayuth Chan-o-cha.

Pada Jumat, Thailand melaporkan 7.526 kasus Covid-19 dan 19 kematian. Sehingga total infeksi mencapai 2.252.776 kasus dan 21.799 kematian.

Taweesin mengatakan, Thailand telah menetapkan delapan negara Afrika dalam daftar berisiko tinggi, yaitu Botswana, Eswatini, Lesotho, Malawi, Mozambik, Namibia, Afrika Selatan, dan Zimbabwe.

Guna menghentikan transmisi lokal, pemerintah menutup tempat hiburan. Sementara restoran dan tempat makan di delapan provinsi pariwisata termasuk ibukota Bangkok, Kanchanaburi, dan Phuket hanya diizinkan buka hingga pukul 9 malam.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Pencarian Korban KMP Virgo Transport 8 Teradang Gelombang Tinggi Capai 2,5 Meter

Minggu, 13 September 2026 | 18:04

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Polisi Update Temuan Barang Diduga Milik Kapal Pengangkut 5 Jurnalis

Minggu, 13 September 2026 | 17:16

Prabowo Ungkap Transformasi Pangan Indonesia di Hadapan Pemimpin BRICS

Minggu, 13 September 2026 | 17:02

Aspekpir Puji Komitmen PTPN IV PalmCo Majukan Petani Mitra

Minggu, 13 September 2026 | 16:50

Prabowo Ajak BRICS Ubah Kerentanan Jadi Kekuatan untuk Pertumbuhan Global

Minggu, 13 September 2026 | 16:49

BNI Perkuat Ekosistem Industri Kecantikan Lewat BSF 2026

Minggu, 13 September 2026 | 16:46

Kerugian Bisnis Tak Otomatis jadi Tindak Pidana

Minggu, 13 September 2026 | 16:27

Dua Armada Pos Indonesia Ikut Tenggelam Bersama KMP Virgo

Minggu, 13 September 2026 | 16:21

Kapal Pertamina Bantu Selamatkan 16 Korban Virgo Transport 08 di Laut Jawa

Minggu, 13 September 2026 | 16:02

Selengkapnya