Berita

Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev/Net

Dunia

Kazakhstan Memanas, Presiden Tokayev Perintahkan Aparat Keamanan Bunuh Para "Teroris"

JUMAT, 07 JANUARI 2022 | 17:51 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev memerintahkan pasukannya untuk menembak mati mereka yang dianggap sebagai "bandit" dan "teroris" lantaran memicu kerusuhan di seluruh negeri.

Lewat pidato yang disiarkan di televisi pada Jumat (7/1), Tokayev menyebut ada orang-orang yang ia sebut sebagai "teroris" yang memprovokasi kekacauan.

"Perang melawan mereka harus dilakukan sampai akhir. Siapa pun yang tidak menyerah akan dihancurkan," tegasnya, seperti dikutip Reuters.


"Saya telah memberikan perintah kepada lembaga penegak hukum dan tentara untuk menembak atau bahkan membunuh tanpa peringatan," lanjutnya.

Pada Jumat pagi, aparat keamanan tampak masih bersiaga di jalan-jalan Almaty. Suara tembakan juga masih terdengar setelah kerusuhan hebat selama beberapa hari terakhir.

Kementerian Pertahanan Rusia menyebut ada lebih dari 70 pesawat yang hilir mudik sepanjang waktu untuk membawa pasukan ke Kazakhstan demi mengendalikan situasi.

Laporan media menyebutkan ada 2.500 pasukan Rusia yang dikerahkan ke negara pecahan Uni Soviet tersebut.

Kekacauan di Kazakhstan dipicu oleh kenaikan harga bahan bakar yang membuat puluhan ribu orang melakukan aksi unjuk rasa massal di seluruh negeri.

Lebih dari 3.000 orang ditahan, dengan 28 polisi dan 16 demonstran meninggal dunia. Sementara ada puluhan yang terluka.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya