Berita

Duta Besar RI untuk Republik Kazakhstan merangkap Republik Tajikistan, Fadjroel Rahman/Repro

Dunia

Kazakhstan Rusuh, Ini Kata Fadjroel Rachman

JUMAT, 07 JANUARI 2022 | 14:22 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Seluruh warga negara Indonesia (WNI) di Kazakhstan dinyatakan dalam keadaan aman di tengah kekacauan yang terjadi di selama beberapa hari terakhir.

Duta Besar RI untuk Republik Kazakhstan merangkap Republik Tajikistan, Fadjroel Rahman mengatakan seluruh 141 WNI yang tinggal di Kazakhstan dan tiga WNI di Tajikistan dalam keadaan sehat dan aman.

Melalui video singkat yang beredar pada Jumat (7/1), Fadjroel mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri untuk menyiapkan contigency plan jika situasi memburuk.


"Pagi ini kami sudah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan menyiapkan semua rencana sampai ke tahap contigency plan untuk menghadapi situasi state of emergency ini," ujarnya.

Ia mengatakan, langkah tersebut diambil berdasarkan arahan Presiden Joko Widodo yang menyatakan keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi.

Selain itu, KBRI Nur Sultan juga telah mengimbau WNI di seluruh Kazakhstan agar selalu waspada dan berhati-hati seiring dengan diberlakukannya keadaan darurat oleh pemerintah setempat.

WNI juga diharapkan untuk selalu mematuhi aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah setempat, menjaga ketertiban, dan tidak ikut dalam aksi massa yang dilakukan di wilayah setempat.

Mereka juga diminta tidak mengeluarkan komentar yang bersifat publik terkait perkembangan situasi dalam negeri Kazakhstan.

Sesama WNI yang berada di kota atau wilayah berbeda juga diminta untuk saling berkomunikasi. Mereka juga dapat berkomunikasi dengan KBRI melalui grup maupun jalur-jalur komunikasi yang memungkinkan untuk memberi informasi kondisi masing-masing.

"Doakan kami di Kazakhstan, di Tajikistan, seluruh WNI di Indonesia mendoakan kami sehat dan selamat, dan dapat melalui kondisi ini dengan sebaik-baiknya dan sesehat-sehatnya," ucap mantan jurubicara presiden itu.

Keadaan darurat diberlakukan oleh Kazakhstan setelah terjadi kerusuhan selama aksi unjuk rasa besar-besaran yang dipicu oleh kenaikan harga LPG. Status keadaan darurat berlaku mulai dari 5 hingga 19 Januari, dengan jam malam diberlakukan dari pukul 23.00 hingga 07.00 waktu setempat.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya