Berita

Aparat keamanan di Kazakhstan/Net

Dunia

Kerusuhan Sedikit Mereda, Presiden Kazakhstan akan Sampaikan Pidato Nasional

JUMAT, 07 JANUARI 2022 | 11:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev akan menyampaikan pidato nasional terkait kerusuhan yang terjadi selama beberapa hari terakhir.

Pidato akan disiarkan di televisi pada Jumat (7/1), setelah menyatakan sebagian besar tatanan konstitusional telah dipulihkan.

"Operasi kontraterorisme telah dimulai. Pasukan keamanan bekerja keras. Tatanan konstitusonal sebagian besar telah dipulihkan di semua wilayah negara. Pemerintah daerah mengendali situasi," kata kantor presiden, seperti dikutip Sputnik.


Kekacauan melanda Kazakhstan sejak Rabu (5/1), ketika puluhan ribu orang menggelar aksi protes besar-besaran lantaran harga LPG yang melambung.

Unjuk rasa diwarnai kekerasan dengan pasukan keamanan menggunakan kekuatan terhadap pengunjuk rasa. Lebih dari 3.000 orang ditahan, 26 orang meninggal dan 18 terluka selama bentrokan.

Tokayev mengatakan ada teroris di antara para pengunjuk rasa, yang memicu kerusuhan denagn senjata. Ia juga menyerukan operasi kontraterorisme.

Pada Jumat dini hari, suara tembakan terdengar di Almaty. Meski barikade polisi sudah dibongkar seiring meredanya situasi.

Sementara itu, di Aktau, kerusuhan berlanjut menyusul laporan bahwa para demonstran mulai membongkar tenda dan bersiap meninggalkan alun-alun setelah empat hari unjuk rasa damai.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya