Berita

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus/Net

Dunia

WHO: Ketimpangan Vaksin Melahirkan Varian Baru Covid-19

JUMAT, 07 JANUARI 2022 | 09:02 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ketimpangan vaksinasi di dunia menjadi kondisi yang sempurna bagi Covid-19 untuk bermutasi, menciptakan varian-varian baru.

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengecam negara-negara terkaya di dunia karena menolak berbagi vaksin dengan negara-negara termiskin di dunia.

Untuk mengakhiri pandemi, Tedros mengatakan, vaksin harus dibagikan secara adil dan cepat untuk semua negara di dunia. Ia mendorong semua negara untuk mendukung target vaksinasi 70 persen di setiap negara pada pertengahan tahun 2022.


"Ketidaksetaraan vaksin dan ketidakadilan kesehatan secara keseluruhan adalah kegagalan terbesar tahun lalu," ujarnya kepada wartawan pada Kamis (6/1).

“Alpha, Beta, Delta, Gamma, dan Omicron mencerminkan bahwa sebagian karena tingkat vaksinasi yang rendah, kami telah menciptakan kondisi yang sempurna untuk munculnya varian virus," tambahnya.

Tedros menjelaskan, setiap kali virus memasuki inang baru, ia diberi kesempatan baru untuk mengubah susunan genetiknya secara halus, menghasilkan bentuk virus yang sedikit berbeda.

Sebagian besar perubahan tidak berbahaya, tetapi beberapa dapat memberi virus keuntungan kualitatif yang tidak dimiliki sebelumnya, seperti kemampuan untuk menyebar lebih cepat atau kebal terhadap imun. Bahkan virus bisa menjadi lebih mematikan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya