Berita

Aparat keamanan Kazakhstan selama kerusuhan/Net

Dunia

WNI di Kazakhstan Diimbau Tak Keluar Rumah dan Buat Komentar Bersifat Publik

KAMIS, 06 JANUARI 2022 | 18:21 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Warga negara Indonesia (WNI) di seluruh wilayah Kazakhstan diimbau untuk selalu waspada dan berhati-hati seiring dengan diberlakukannya keadaan darurat oleh pemerintah.

Lewat imbauan yang dirilis pada Kamis (6/1), KBRI Nur Sultan meminta WNI di Kazakhstan untuk menjauhi kerumunan, tidak bepergian ke luar rumah kecuali untuk hal-hal yang penting.

WNI juga diharapkan untuk selalu mematuhi aturan yang dikeluarkan oleh pemerintah setempat, menjaga ketertiban, dan tidak ikut dalam aksi massa yang dilakukan di wilayah tersebut.


"Tidak memberikan komentar yang bersifat publik terhadap perkembangan situasi dalam negeri Kazakhstan," imbau KBRI.

Sesama WNI yang berada di kota atau wilayah berbeda juga diminta untuk saling berkomunikasi. Mereka juga dapat berkomunikasi dengan KBRI melalui grup maupun jalur-jalur komunikasi yang memungkinkan untuk memberi informasi kondisi masing-masing.

Keadaan darurat diberlakukan oleh Kazakhstan setelah terjadi kerusuhan selama aksi unjuk rasa besar-besaran yang diakibatkan oleh kenaikan harga LPG pada Rabu (5/1).

Status keadaan darurat berlaku mulai dari 5 hingga 19 Januari, dengan jam malam diberlakukan dari pukul 23.00 hingga 07.00 waktu setempat.

Ribuan orang yang melakukan aksi protes di ibukota Nur Sultan hingga Almaty bersama-sama menuntut pengunduran diri pemerintah. Sementara itu, militer dilaporkan menanggapi dengan kekerasan yang mengakibatkan puluhan orang meninggal dunia.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya