Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Dua Ibu Keguguran Gegara Nakes Sibuk Tangani Covid, China Pecat Petinggi RS Xian

KAMIS, 06 JANUARI 2022 | 16:03 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pihak berwenang Kota Xian telah memecat beberapa staf di rumah sakit lantaran membiarkan dua wanita hamil kehilangan bayinya.  

Baru-baru ini, dua wanita di Xian mengaku kehilangan bayi mereka karena pembatasan yang diberlakukan oleh rumah sakit karena lonjakan kasus Covid-19.

Seorang wanita hamil delapan bulan bahkan ditolak masuk ke Rumah Sakit Xian Gaoxin karena hasil tes Covid-19 yang ia miliki telah kadaluarsa.


Sebuah video yang beredar di rumah sakit menunjukkan wanita tersebut duduk di luar rumah sakit dengan darah mengalir di kakinya. Ia harus menunggu selama dua jam karena tesnya kadaluarsa empat jam sebelumnya.

Akibatnya Manajer Rumah Sakit Xian Gaoxin diskors dan mereka yang bertanggung jawab atas departemen rawat jalan dan medis diberhentikan.

“Rumah sakit harus meminta maaf kepada masyarakat, secara aktif merefleksikan dan memilah risiko tersembunyi dalam proses kerja, dan lebih memperkuat manajemen rumah sakit untuk mengoptimalkan proses perawatan medis,” kata pemerintah kota pada Kamis (6/1).

Komisi disiplin lokal Partai Komunis juga telah mengeluarkan peringatan kepada Li Qiang, wakil sekretaris dan direktur partai dari Pusat Darurat Xian, dan Liu Shunzhi, direktur Komisi Kesehatan Kota Xian yang masing bertanggung jawab atas pertolongan pertama dan perawatan kelompok rentan.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya