Berita

Perempuan Afghanistan menekuni olahraga Taekwondo/Net

Dunia

Taliban Larang Perempuan Berolahraga, Atlet Kecewa

KAMIS, 06 JANUARI 2022 | 15:34 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Taliban dilaporkan telah melarang perempuan untuk melakukan olahraga atletik, meski perempuan dan laki-laki sudah dipisahkan.

Ketua klub olahraga di Kabul, Hafizullah Abasi mengatakan, meski tempat dan pelatih untuk olahraga atletik dengan laki-laki telah dipisah, namun Taliban pada akhirnya melarang perempuan untuk berolahraga.

"Sejak Taliban berkuasa, saya tidak diizinkan untuk berolahraga. Saya sudah pergi ke banyak klub olahraga untuk berlatih. Tapi sayangnya mereka mengatakan bagian untuk perempuan telah ditutup," kata pelatih olahraga Taekwondo Tahira Sultani, seperti dimuat TOLO News.


Selama menggeluti bidang olahraga tersebut selama delapan tahun terakhir, Tahira Sultani telah mendapatkan penghargaan di tingkat nasional maupun internasional.

"Saya memiliki banyak keinginan dan ambisi selama enam tahun terakhir. Saya ingin mengibarkan bendera Afghanistan di dunia dengan cara terbaik," ucap anggota tim Jiujutsu nasional, Arizo Ahmadi.

Sementara itu, Taliban mengatakan akan mengizinkan perempuan olahraga berdasarkan nilai-nilai Islam dan budaya Afghanistan.

"Kami akan mengejar kebijakan Imarah Islam dalam semua aspek. Apapun yang diperbolehkan dalam budaya dan tradisi kami, kami akan mengizinkannya," kata jurubicara Pendidikan Jasmani dan Komite Olimpiade Nasional, Dad Mohmmad Nawa.

Larangan perempuan dalam olahraga oleh pemerintah saat ini telah menghadapi kritik dari organisasi kemanusiaan internasional.

Human Rights Watch menyebut larangan dan pembatasan perempuan terhadap olahraga hingga layanan lainnya dapat menghambat akses bantuan internasional.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya