Berita

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi/Repro

Dunia

Menlu Retno: Diplomasi Kesehatan akan Terus Jadi Prioritas Indonesia Tahun 2022

KAMIS, 06 JANUARI 2022 | 14:08 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Belum usainya pandemi Covid-19 membuat diplomasi kesehatan masih menjadi salah satu prioritas Indonesia untuk tahun ini.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, diplomasi kesehatan akan fokus pada upaya untuk memperbaiki ketahanan kesehatan nasional dan global.

"Kerjasama jangka panjang diperlukan, termasuk untuk memperkuat infrastruktur kesehatan nasional, maupun distribusi alat kesehatan, obat-obatan, vaksin," ujar Retno dalam Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2022 secara virtual pada Kamis (6/1).


Indonesia, kata Retno, harus mampu memproduksi vaksin sendiri, dan menjadi pusat produksi vaksin di kawasan. Di samping, Indonesia juga harus mampu membuat obat sendiri dan memenuhi bahan bakunya.

Dalam hal ini, pengembangan riset dan manufaktur vaksin juga terus didorong, termasuk melalui CEPI (Koalisi untuk Inovasi Persiapan Epidemi).

Di tingkat global, lanjutnya, arsitektur kesehatan dunia harus diperkuat agar lebih siap menghadapi ancaman pandemi di masa depan.

"Penguatan arsitektur kesehatan global menjadi salah satu prioritas keketuaan Indonesia pada G20," tambahnya.

Retno mangatakan, Indonesia akan terus mendorong penguatan peran sentral Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam mengoordinasikan aksi global di bidang kesehatan.

"Indonesia juga menilai pentingnya sebuah pandemic treaty yang baru agar dunia lebih siap menghadapi pandemi.. Mekanisme baru pendanaan kesehatan bagi negara berkembang juga harus dibentuk," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya