Berita

Tentara perempuan Israel/Net

Dunia

Israel Bentuk Unit Pasukan Khusus untuk Perempuan

KAMIS, 06 JANUARI 2022 | 09:21 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Militer Israel akan membentuk unit pasukan khusus untuk perempuan. Unit ini nantinya akan dikerahkan untuk menjaga perbatasan dengan Yordania dan Mesir.

Unit khusus dibentuk lantaran banyaknya perempuan yang ingin bergabung dengan militer, tetapi memegang keyakinan agama terkait bercampur dengan laki-laki.

Kendati begitu, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan, unit tersebut bukan merupakan "agenda sosial", melainkan kebutuhan militer untuk menarik lebih banyak sumber daya perempuan tetapi tidak mau melakukannya karena masalah agama.


Menurut The Times of Israel, unit perempuan akan mulai melakukan perekrutan pada Maret.

Israel sendiri memberlakukan wajib militer. Para perempuan yang religius selama ini melakukan wajib militer, tetapi tidak mengharuskan mereka berada di garis depan yang harus bercampur dengan laki-laki.

Namun, sejauh ini perempuan  yang bergabung dengan Angkatan Darat telah berada di peleton jenis kelamin campuran. Sementara laki-laki memiliki pilihan untuk bertugas di peleton khusus yang dibuat untuk masalah agama yang sama.

Dengan penambahan semua peleton perempuan di Angkatan Darat, perempuan Israel yang religius telah menerima opsi baru untuk melayani di garis depan.

IDF juga mendirikan kompi Merkava IV lapis baja yang semuanya perempuan di mana semua tank dioperasikan oleh awak khusus perempuan.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya