Berita

Massa membakar gedung pemerintah di Almaty, Kazakhstan/Net

Dunia

Pakar: Aksi Protes di Kazakhstan Bukan Kebetulan, AS akan Diuntungkan dengan Tiga Alasan Ini

KAMIS, 06 JANUARI 2022 | 08:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kerusuhan dan penjarahan yang berlangsung di Kazakhstan memicu keprihatinan dunia internasional. Ribuan massa yang mengamuk dan melakukan pengrusakan menambah beban negara yang sedang berjuang di tengah krisis ekonomi dan pandemi Covid-19.

Direktur Pusat Penelitian Politik dan Studi Konflik Kiev, Mikhail Pogrebinsky, dalam sebuah postingan di Facebook  mengungkapkan bahwa protes massal yang meletus di tengah eskalasi antara Rusia dan Barat bukanlah sebuah kebetulan.

"Hampir tidak ada yang akan membantah fakta bahwa ini meletus begitu tepat waktu, di tengah eskalasi antara Rusia dan Barat," tulis pakar Ukraina itu, Rabu (5/1).
 

 
Ia menilai perkembangan yang sedang berlangsung di Kazakhstan bisa mendatangkan "menguntungkan bagi orang Amerika, setidaknya karena tiga alasan.

"Pertama-tama, ini memungkinkan untuk mengalihkan perhatian Moskow dari Donbass ke mitra CSTO, Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif," kata pakar itu.

Kedua, protes di Kazakhstan bisa jadi akan "memperburuk hubungan antara Moskow dan Beijing: mereka hampir tidak memiliki kepentingan yang sama di Nur-Sultan. Pakar Ukraina itu juga tak menutup kemungkinan bahwa kerusuhan di Kazakhstan ditujukan untuk memprovokasi Rusia.

"Ketiga, jika satu dan dua itu berhasil, maka itu digunakan untuk memprovokasi Moskow agar berpartisipasi dalam menekan protes, dengan konsekuensi yang cukup dapat diprediksi untuk Moskow selama bertahun-tahun yang akan datang," katanya.

Ia bersikeras bahwa tidak mungkin protes besar di Kazakh meletus secara spontan. "Kalau tidak, mengapa mereka mendukung ribuan organisasi non-pemerintah," katanya.

Presiden Kazakh, Kassym-Jomart Tokayev menetapkan 'situasi darurat' di seluruh Kazakhstan atas protes massal yang meletus di kota Zhanaozen dan Aktau di wilayah Mangistau di barat daya negara itu pada 2 Januari.

Dua hari kemudian, kerusuhan meletus di Almaty (di tenggara negara itu) di mana polisi menggunakan granat kejut untuk membubarkan massa dan juga di kota-kota lain, khususnya, di Atyrau dan Aktobe (di barat), Uralsk (di barat laut), Taraz, Shymkent dan Kyzylorda (di selatan), Karaganda (di timur laut) dan bahkan di ibu kota Nur-Sultan.

Pada 5 Januari, Tokayev membubarkan pemerintah. Anggotanya terus melaksanakan tugas mereka sampai Kabinet baru disetujui.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya