Berita

Jet tempur F-35/Net

Dunia

Thailand Siap Beli Delapan Armada F-35, Bakal Ditempatkan di Nakhon Ratchasima

KAMIS, 06 JANUARI 2022 | 07:48 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Thailand dilaporkan berencana untuk membeli delapan unit jet tempur F-35 untuk menggantikan jet tempurnya yang sudah tua.

Menurut kepala komandan Napadej Dhupatemiya, akuisisi F-35 menjadi sangat penting untuk menggantikan pasukan F-5 dan F-16 yang saat ini dimiliki Thailand, di mana mereka sudah digunakan selama lebih dari 30 tahun.

"Kami tidak membutuhkan seluruh armada F-35. Kami mungkin hanya akan menggunakan delapan hingga 12, yang dilengkapi dengan drone. Ini dapat membantu menghemat pengeluaran. Walau relatif baru, tapi teknologi ini akan berkembang dengan pesat," ujarnya, seperti dimuat Bangkok Post.


Saat ini harga satu unit F-35 adalah 81 juta dolar AS, setelah diskon 42 persen dari harga aslinya, yaitu 142 juta dolar AS. Kendati begitu, jika Thailand membeli jet dalam jumlah besar, maka akan mendapatkan potongan harga dengan 70 juta dolar AS per unit.

Sebuah panel dibentuk untuk menindaklanjuti proposal pembelian F-35. Porposal dari panel tersebut akan dikirim ke Perdana Menteri Prayut Chan-o-cha untuk disetujui.

Setelah pembelian selesai, jet tempur baru akan dikerahkan dengan Wing 1 yang berbasis di Nakhon Ratchasima.

F-35 merupakan jet tempur generasi kelima yang dikembangkan oleh Lockheed Martin. Jet ini memiliki kinerja tinggi dan multiperan, dengan kecepatan lebih dari Mach 1,6 dan jangkauan hingga 1.200 mil laut.

Dilengkapi sensor canggih, F-35 dirancang untuk mengumpulkan, menyusun, dan mendistribusikan lebih banyak informasi daripada pesawat tempur lainnya, memberikan pilot keunggulan dalam bertempur.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya