Berita

Pengamat sosial dan politik dari Universitas Abulyatama, Usman Lamreung/Dok pribadi

Nusantara

Pengamat: Angkatan Kerja Butuh Pekerjaan, Bukan Khutbah

RABU, 05 JANUARI 2022 | 16:40 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Cara pemerintah memperlakukan angkatan kerja di Aceh dipertanyakan pengamat sosial dan politik dari Universitas Abulyatama, Usman Lamreung. Pemerintah, menurut Usman, seharusnya tidak sekadar menuntut angkatan kerja meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan menguasai teknologi.

“Di saat yang sama, Pemerintah Aceh dan pemerintah di seluruh kabupaten dan kota harus juga membuka lapangan kerja. Angkatan kerja di Aceh butuh pekerjaan, bukan khutbah,” ujar Usman Lamreung kepada Kantor Berita RMOLAceh, Rabu (5/1).

Usman mengatakan, seluruh kemampuan dan keterampilan angkatan kerja di Aceh tidak bakal memberikan manfaat jika tak tersedia lapangan kerja.


Seharusnya, lanjut Usman Lamreung, Gubernur Aceh Nova Iriansyah dan seluruh kepala daerah yang akan segera berakhir masa jabatannya melakukan ini sejak mereka awal berkuasa.

Usman juga mengkritisi pernyataan Nova Iriansyah yang menyebut angkatan kerja memiliki banyak alternatif pekerjaan. Sementara tak satu pun sektor usaha produktif lahir di Aceh dari program Aceh Hebat.

Penghentian 10 ribu orang tenaga kontrak di Pemerintah Aceh pada 2023, terang Usman Lamreung, juga berpotensi memperparah krisis lapangan kerja di Aceh. Pemerintah Aceh beralasan mereka tidak mungkin diperpanjang karena dana otonomi khusus untuk Aceh berkurang.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya