Berita

Presiden China Xi Jinping/Net

Dunia

Uighur Turki Ramai-ramai Pidanakan Xi Jinping

RABU, 05 JANUARI 2022 | 15:39 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sekelompok orang Uighur di Turki telah mengajukan tuntutan pidana terhadap Presiden China Xi Jinping dan para pejabat tinggi negeri tirai bambu lainnya.

Tuntutan didasarkan pada pelanggaran hak asasi manusia terhadap minoritas Muslim di Xinjiang.

Mereka yang mempidanakan Xi terdiri dari 19 orang Uighur di Turki. Mereka mengajukan pengaduan ke otoritas hukum Turki pada Selasa (4/1).  Bukan hanya Xi, mereka juga mengadukan 112 orang.


Pengaduan tersebut menyatakan bahwa China menahan 116 orang Uyghur di kamp konsentrasi di Xinjiang dan terlibat dalam genosida.

Salah seorang penggugat, Medine Nazimi, mengatakan saudara perempuannya yang merupakan warga negara Turki berada di kamp konsentrasi.

Nazimi menyebut saudara perempuannya tidak bersalah dan dia ingin pemerintah Turki menyelamatkan saudaranya, seperti dimuat NHK World.

Uighur secara etnis dekat dengan orang Turki. Sekitar 50 ribu dari mereka tinggal di Turki. Setelah pengaduan diajukan, sekitar 150 warga Uighur berunjuk rasa menentang pemerintah China di depan gedung pengadilan di Istanbul.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya