Berita

Presiden Filipina Rodrigo Duterte/Net

Dunia

Duterte: Saya Tak Akan Pernah Meminta Maaf untuk Mereka yang Meninggal karena Perang Anti-Narkoba

RABU, 05 JANUARI 2022 | 09:42 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Filipina Rodrigo Duterte menegaskan dirinya tidak akan pernah meminta maaf atas kematian yang diakibatkan oleh perang narkoba.

Data pemerintah menunjukkan, terdapat lebih dari 6.200 tersangka pengguna dan pengedar narkoba yang tewas selama perang anti-narkoba yang dijalankan Duterte sejak ia menjabat pada Juni 2016 hingga November 2021.

"Saya tidak pernah, tidak akan pernah meminta maaf atas kematian tersebut. Bunuh saya, penjarakan saya, tapi saya tidak akan pernah meminta maaf," tegasnya dalam pidato nasional mingguan pada Selasa (4/1).


Dalam pidatonya, seperti dimuat Reuters, Duterte bersumpah untuk melindungi penegak hukum yang melakukan tugas mereka.

Ketika beberapa kelompok hak asasi manusia menyebut hukum akan mengeksekusi para tersangka narkoba, polisi menyebut mereka yang terbunuh menolak untuk ditangkap.

Pada September, hakim di Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) menyetujui penyelidikan formal terhadap perang anti-narkoba yang dilakukan Duterte.

Tetapi ICC menangguhkan penyelidikan pada November menyusul permintaan Filipina, yang mengutip penyelidikannya sendiri.

Duterte secara sepihak membatalkan keanggotaan ICC Filipina pada Maret 2018, sebulan setelah jaksa mengatakan pemeriksaan pendahuluan atas perang anti-narkoba sedang berlangsung.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya