Berita

Bakal calon presiden Prancis dari sayap kiri, Jean-Luc Melenchon/Net

Dunia

Anggap Rusia Teman, Bakal Capres Prancis Janji Keluarkan Paris dari NATO

SELASA, 04 JANUARI 2022 | 16:52 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Bakal calon presiden Prancis dari sayap kiri, Jean-Luc Melenchon berjanji untuk menarik Paris dari Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Itu dilakukan agar Prancis tidak terjebak dalam Perang Dingin antara Amerika Serikat dengan China dan Rusia.

Pemimpin partai sayap kiri La France Insoumise atau France Unbowed itu menyampaikan usulannya selama wawancara dengan radio France Inter pada Senin (3/1), seperti dimuat RT.

Melenchon menekankan, Prancis harus mengambil bagian dalam upaya untuk memperbaiki situasi internasional, alih-alih mengikuti Perang Dingin baru.


"Kita perlu menurunkan eskalasi. Jika kita meninggalkan NATO, kita tidak akan terseret ke dalam logika Perang Dingin yang dipertahankan Amerika dengan Rusia dan China," ujarnya.

Lebih lanjut, ia juga mengatakan, Rusia merupakan mitra, dan bukan musuh bagi Prancis. Untuk itu, ia meyakini meninggalkan NATO akan bermanfaat bagi Prancis.

“Rusia adalah mitra. Saya tidak setuju jika dijadikan musuh. Kami membawa 10 negara ke NATO di timur, yang dilihat sebagai ancaman oleh Rusia. Terutama ketika Anda memasang sistem anti-rudal di Polandia,” tambahnya.

Dia juga menyuarakan penentangan terhadap setiap rencana untuk menerima Ukraina ke dalam NATO. Langkah seperti itu menurutnya hanya akan memperburuk situasi keamanan di Eropa, dan akan dianggap oleh Moskow sebagai ancaman baru.

Melenchon sendiri berniat untuk mencalonkan diri sebagai presiden selama pemilu pada April. Selama pemilu presiden terakhir di Prancis, Melenchon memenangkan sekitar 20 persen suara dalam pemungutan suara pertama. Namun, dia tidak lolos ke babak kedua.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya