Berita

Sindiran mantan Duta Besar Israel untuk PBB, Danny Danon untuk Emma Watson/Repro

Dunia

Dukung Palestina, Emma Watson Dicibir Diplomat-diplomat Israel

SELASA, 04 JANUARI 2022 | 08:49 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Aktris Emma Watson mendapatkan cibiran dari Israel setelah menyatakan dukungan solidaritas untuk Palestina di akun media sosialnya.

Pada Senin (3/1), Watson mengunggah foto demonstrasi pro-Palestina di akun Instagram-nya. Dalam foto tampak kalimat bertuliskan "Solidaritas adalah kata kerja".

"Solidaritas tidak menganggap bahwa perjuangan kita adalah perjuangan yang sama, atau bahwa rasa sakit kita adalah rasa sakit yang sama, atau bahwa harapan kita adalah untuk masa depan yang sama. Solidaritas melibatkan komitmen, dan kerja, serta pengakuan bahwa bahkan jika kita tidak memiliki perasaan yang sama, atau kehidupan yang sama, kita hidup di landasan yang sama," tulis Watson dalam keterangan unggahannya, mengutip aktivis Inggris-Australia, Sara Ahmed.


Menanggapi hal tersebut, Duta Besar Israel untuk PBB Gilad Erdan muncul ke Twitter untuk mengecam salah seorang pemeran di Harry Potter tersebut.

"Fiksi mungkin berhasil di Harry Potter, tetapi tidak berhasil dalam kenyataan," sindirnya, seperti dimuat Middle East Eye.

"Jika itu terjadi, sihir yang digunakan di dunia sihir dapat melenyapkan kejahatan Hamas (yang menindas wanita dan mencari pemusnahan Israel) dan PA (yang mendukung teror). Saya akan mendukung itu!" tambahnya.

Komentarnya muncul tak lama setelah kecaman dari mantan Duta Besar Israel untuk PBB, Danny Danon.

"10 poin dari Gryffindor karena menjadi antisemit," cibir Danon.

Sementara itu warganet mengecam Erdan dan Danon atas komentar mereka. Banyak yang mengklaim bahwa mereka mengurangi perhatian pada kasus nyata anti-semitisme.

"Mantan duta besar Israel untuk PBB menyebut Emma Watson sebagai 'antisemit' karena mengekspresikan solidaritas dengan Palestina. Di luar parodi," cuit penyiar Mehdi Hasan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya