Berita

Singapura/Net

Dunia

Ekonomi Singapura Tumbuh Melesat 7,2 Persen, Keluar dari Resesi

SENIN, 03 JANUARI 2022 | 13:00 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pertumbuhan ekonomi Singapura pada 2021 melesat dan menjadi yang tercepat dalam lebih dari satu dekade terakhir. Bahkan Singapura mampu keluar dari rekor resesi terburuk akibat pandemi Covid-19.

Data dari pemerintah pada Senin (3/1) menunjukkan pertumbuhan ekonomi Singapura mencapai 7,2 persen pada 2021. Angka tersebut menjadi titik balik dari kontraksi ekonomi 5,4 persen pada 2020.

Reuters menyebut, itu merupakan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) tahunan tercepat sejak ekspansi 14,5 persen pada 2010.


"Saya memperkirakan pertumbuhan akan relatif tinggi. Ketika ekonomi dunia mulai membaik, saya pikir itu juga akan membantu mendukung kondisi permintaan eksternal secara keseluruhan untuk Singapura," kata analis MUFG, Jeff Ng.

Pemerintah Singapura memproyeksikan PDB untuk tahun 2022 akan tumbuh 3 hingga 5 persen.

PDB untuk kuartal keempat, pada Oktober hingga Desember, naik 5,9 persen tahun-ke-tahun. Kendati begitu, naik 2,6 persen dari kuartal-ke-kuartal.

Pekan lalu, Perdana Menteri Lee Hsien Loong mengatakan ekonomi Singapura mulai pulih dengan mantap dan pemerintah akan menaikkan pajak penjualan.

Pemerintah telah menandai rencana untuk menaikkan pajak barang dan jasa sebesar 2 poin persentase menjadi 9 persen antara tahun 2022 hingga 2025.

Sementara analis memperkirakan ekonomi akan terus tumbuh, mereka memperingatkan bahwa varian virus corona Omicron dapat menjadi hambatan jika aturan jarak sosial diperketat lagi.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya