Berita

Timnas Indonesia masih belum bisa lepas dari julukan spesialis runner-up di Piala AFF/PSSI

Sepak Bola

Belum Lepas dari Kutukan, Indonesia Tim Paling Sering Gagal di Final Piala AFF

SABTU, 01 JANUARI 2022 | 23:20 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Mimpi itu masih jauh dari kata terwujud. Untuk kali keenam, Timnas Indonesia hanya bisa jadi pecundang di partai final Piala AFF. Memperkuat "kutukan runner-up" yang selama ini telah tersemat kuat di tubu Tim Garuda saat bertanding di ajang antarnegara Asia Tenggara itu.

Dalam leg kedua final Piala AFF 2020, Sabtu malam (1/1), Egy Maulana Vikri dan kolega memang tidak mengalami kekalahan telak seperti yang mereka alami pada leg pertama, Rabu kemarin (29/12). Namun hasil imbang 2-2 tetap tidak cukup untuk mengantarkan mereka meraih trofi untuk kali pertama.

Pelatih Shin Tae-yong melakukan perubahan strategi dalam leg kedua ini. Ia tak lagi mengandalkan 3 bek seperti biasanya. Tapi menempatkan 2 bek tengah yang didukung 2 fullback dan 1 gelandang bertahan.


Strategi ini setidaknya membuat Thailand tak bisa mengembangkan permainan seperti biasanya. Bahkan, salah satu serangan yang dirancang skuat Garuda membuahkan hasil pada menit ke-7. Tendangan Ricky Kambuaya gagal ditangkap dengan baik oleh kiper Thailand, bola memantul dan menggelinding ke dalam gawangnya sendiri.

Sayang, Indonesia tak mampu konsisten menampilkan permainan apik mereka ketika laga memasuki babak kedua. Justru Thailand yang mampu menemukan permainan khas mereka dengan mengandalkan penguasaan bola dan umpan-umpan pendek.

Hasilnya pun diraih pada menit 54 saat Adisak Kraisom berada di posisi yang tepat untuk menerima bola rebound dan menendangnya ke dalam gawang.

Belum sempat menarik napas panjang, Indonesia kembali kebobolan melalui pola serangan yang mirip dengan gol pertama. Bola rebound hasil tepisan Nadeo Argawinata jatuh di kaki Sarach Yooyen dan langsung melakukan tendangan keras ke arah gawang Indonesia.

Bola sempat mengenai kaki Asnawi Mangkualam dan memantul ke dalam gawang.

Andai tak ada gol dari Egy Maulana pada 10 menit jelang bubar, bukan mustahil Tim Garuda harus mengalami dua kekalahan di final Piala AFF 2020 ini.

Toh, hasil imbang 2-2 tak mampu membawa Indonesia meraih trofi Piala AFF untuk pertama kalinya. Malah memperpanjang rekor mereka sebagai tim paling sering gagal ketika tampil di final. Alias spesialis runner-up.

Seperti Indonesia, Thailand pun mampu memperpanjang catatan mereka di Piala AFF. Bedanya, tim War Elephant menjadi satu-satunya tim dengan koleksi trofi Piala AFF terbanyak yaitu 6 kali juara.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya