Berita

Ketua GGW, Agus Sugandi/RMOLJabar

Politik

DPRD dan Pegiat Antikorupsi Kompak Beri Rapor Merah untuk Bupati Garut

JUMAT, 31 DESEMBER 2021 | 00:38 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Menjelang penggantian tahun 2021, pegiat antikorupsi dan anggota DPRD Garut sama-sama memberikan rapor atau catatan merah terhadap kinerja Pemerintahan Kabupaten Garut.

Anggota DPRD Garut Fraksi PDI Perjuangan, Yuda Puja Turnawan, menyoroti kinerja bupati dan jajarannya dalam isu lingkungan dan postur anggaran.

"Kalau saya melihat dalam konteks bencana alam. Misal longsor Talegong, itu kan terjadi juga di titik yang sama di tahun lalu. Tidak ada upaya mitigasi, bukan fokus di tanaman tegakan. Belum ada upaya serius, misalnya lagi Karang Tengah.U paya preventif juga tidak ada," terang Yuda.


Soal postur anggaran, dia juga menyayangkan APBD Garut masih didominasi oleh belanja operasi Pemda. Bagi dia, postur anggaran saat ini belum berpihak kepada masyarakat secara langsung.

"Nyaris 70 persen masih tersedot kepada belanja operasi pemda itu sendiri. Untuk biaya aparaturnya, perjalanan dinas, ATK. Bukan belanja publik. Ini menunjukkan ketidakberpihakan Pemda terhadap masyarakat sehingga tidak dapat mengatasi permasalahan-permasalahan sosial yang kompleks," ujar Yuda.

Sementara itu, Ketua Garut Goverment Watch (GGW), Agus Sugandhi menilai, sepanjang tahun 2021, Bupati Garut dan jajarannya belum melakukan perubahan berarti.

"Ini karena sikap permisif birokrasi Pemkab Garut terhadap perilaku-perilaku koruptif. Saya kira sepanjang tahun 2021 tidak ada perbaikan apapun, " kata Agus kepada Kantor Berita RMOLJabar, Kamis (30/12).

Agus menyayangkan, selama ini respons Bupati Garut terhadap kritik masyarakat belum memuaskan. Bukannya melakukan penelusuran, ujar dia, Bupati justru sibuk mencari seribu alasan untuk menyangkal kritik tersebut.

"Misal soal PJU, ketika kami sampaikan pada bupati, malah mengelak, bukannya melakukan penelusuran," beber Agus.

Sehingga, setelah melihat catatan-catatan tersebut, pihaknya bersama koalisi masyarakat sipil masih memberikan rapor merah terhadap kinerja Bupati Garut dan jajarannya.

"Masih kami beri rapor merah," tandasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya