Berita

Ketua Umum PBNU periode 2021-2025, Yahya Cholil Staquf/Net

Politik

Beda dengan Said Aqil, Gus Yahya Tidak Ingin NU jadi Alat Politik PKB

RABU, 29 DESEMBER 2021 | 20:25 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Setelah lahir kepemimpinan baru di Nahdalatul Ulama (NU) setelah Muktamar ke 34 di Lampung, terjadi perbedaan relasi politik antara PKB dan NU.

Berbeda dengan Said Aqil Siroj, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terpilih, Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menegaskan tidak akan membiarkan NU menjadi alat politik partai tertentu, termasuk Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Dijelaskan Gus Yahya, hubungan politik PKB dan NU berjalan alamiah. Sebab, PKB adalah partai yang dilahirkan oleh rata-rata punggawa PBNU.


Meski demikian, ia tidak ingin NU menjadi subordinat politik PKB.

"Sekali lagi tidak boleh NU ini jadi alat dari PKB atau dikooptasi PKB," demikian kata Gus Yahya, Rabu (29/12).

Terkait dengan adanya kader PKB yang nantinya ingin bergabung di PBNU, Gus Yahya mengaku terbuka menerima.

Ulama yang mengalahkan petahana Said Aqil Siroj dengan visi menghidupkan spirit Gus Dur ini mengaku ingin merangkul kader NU dari berbagai kelompok. Termasuk, keinginannya PBNU menjadi wadah silaturahim kader NU yang berasala dari berbagai partai.

"Tidak boleh ada satu warna, semuanya harus mendapat kesempatan," demikian kata kakak kandung Ketua DPP PKB Yaqut Cholil Qoumas ini.

Selama kepemimpinan Said Aqil Siroj pada periode 2010-2021, hubungan politik PBNU nampak sangat mesra dengan PKB. Bahkan tidak jarang, kritikan kerap muncul dari kalangan Nahdliyin bahwa PBNU seperti menjadi subordinat dan dikooptasi oleh PKB.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya