Berita

Ilustrasi/Net

Presisi

AKBP Zaenudin: Masalah Bangsa Adalah Intoleransi dan Terorisme

SABTU, 18 DESEMBER 2021 | 17:28 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Persoalan intoleransi yang mengarah pada tindakan terorisme menjadi masalah nyata yang dihadapi Indonesia hari ini.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Direktur Binmas Polda Banten AKBP Zaenudin dalam webinar Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Indonesia Korwil Banten bertema "Nasionalisme dan Mahasiswa di Era Distrupsi: Peluang dan Tantangan di Tahun 2022", Sabtu (18/12).

"Masalah yang kita hadapi adalah masalah intoleransi, bahkan sudah mendekati pada masalah terorisme," ujar Zainudin.


Dikatakan Zainudin, perkembangan belakangan semakin banyak kalangan mahasiswa yang dipakai sebagai pion-pion agitasi intoleransi oleh kelompok tertentu.

"Jadi mahasiswa-mahasiswa saat ini, mungkin dari zaman dulu ya, banyak yang menjadi sasaran prioritas kelompok tertentu sebagai alat (agitasi) intoleransi dan juga pion-pion terorisme," terangnya.

"Kedok-kedok ini seolah-olah indah sekali, chasingnya itu bahwa seolah-olah mereka terpelajar orang yang setia pada negara, orang yang nampaknya mengedepankan agamanya, sebagai simbol ideologinya," terangnya.

Padahal, lanjutnya, jika dicermati kelompk tersebut selalu menyarakan ujaran kebencian dan narasi menolak eksistensi pemerintah yang sah.

"Mereka selalu mengedepankan seolah-olah negara, negara dan negara, padahal mereka sama sekali tidak punya jiwa nasionalisme," pungkasnya.

Hadir dalam pembukaan webinar Presidium Nasional KAHMI Viva Yoga Mauladi dan Ketua Komite I DPD RI Fachrul Razi.


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya