Berita

Perayaan HUT KPR BTN ke-45./Dok

Bisnis

Sambut 2022, Begini Jurus BTN Perkuat Digitalisasi Layanan KPR

JUMAT, 17 DESEMBER 2021 | 07:34 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus mengembangkan layanan digital banking untuk memudahkan masyarakat dalam bertransaksi secara digital. Tujuannya, membentuk ekosistem digital perumahan atau digital mortgage ecosystem.

Dalam memperkuat layanan digital itu, BTN menggunakan sejumlah strategi. Mulai dari bermitra dengan platform jual beli berbasis teknologi, menambah fitur baru pada aplikasi mobile banking hingga membangun aplikasi baru.

Wakil Direktur Utama Bank BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, selain bermitra dengan penyedia platfom jual beli rumah berbasis teknologi, BTN juga aktif mengembangkan mobile banking, dan aplikasi BTN Properti dan Smart Residence.


“Bank BTN memang sudah memiliki BTN Properti sebagai platform jual beli rumah, pemasaran dan pengajuan KPR online, namun melalui kerjasama platform properti digital lain seperti Pinhome, diyakini akan terus memberikan peningkatan layanan, seperti halnya : pengajuan KPR, update stok properti, pre-kualifikasi KPR serta layanan pendukung seperti jasa rumah tangga yang dibutuhkan oleh pemilik properti,” ujar Nixon di Jakarta, Kamis (16/12).

Nixon berharap , kerjasama ini juga dapat meningkatkan penyaluran KPR BTN, layanan operasional dan memperluas akses pengajuan KPR online, serta menambah kanal penjualan properti bagi developer yang bermitra.

“Ini bukti bahwa Bank BTN terus berinovasi dan juga secara bersamaan merangkul platform properti lainnya seperti Pinhome, Lamudi dan lainnya untuk dapat maju bersama meningkatkan layanan di bidang properti,” kata Nixon.

Aplikasi BTN Properti


Pada kesempatan yang sama, Direktur Operation, IT and Digital Banking Bank BTN, Andi Nirwoto berjanji, BTN akan terus melahirkan inovasi dan solusi digital baru guna memanjakan para nasabah dan calon debiturnya.

Salah satunya dengan terus mengembangkan aplikasi BTN Properti yang pengunjungnya mencapai 5,3 juta hingga 30 September 2021.

“BTN properti saat ini didukung lebih 3.300 developer dengan jumlah unit yang terdaftar melampaui 750.000 unit dan raihan KPR mencapai Rp750 miliar,” paparnya.

Dikatakan Andi, melalui program digital mortgage, Bank BTN melakukan launching revamp desain antar muka (UI/UX) aplikasi BTN Properti dengan memberikan tampilan baru yang lebih minimalis, segar, simple, user friendly dan mudah digunakan, serta juga lebih interaktif dan fitur pencarian yang lebih akurat dan relevan bagi masyarakat.

Andi mengatakan, revamp ini memberikan warna dan nafas baru pada BTN properti, karena mengedepankan gaya komunikasi, kecepatan dan transparansi proses digital ala milenial.

“Kami secara bertahap terus melakukan pengembangan fitur untuk mewujudkan BTN Properti sebagai platform “One Stop Housing solution” milik Bank BTN sesuai dengan roadmap dan corporate planning Bank BTN sampai dengan tahun 2025 yaitu mengembangkan suatu ekosistem mortgage berbasis digital,” kata Andi.

Andi menambahkan, pengembangan digital mortgage ecosytem Bank BTN tidak berhenti di aplikasi BTN Properti, juga pada aplikasi lainya,seperti BTN Smart Residence yang diluncurkan bersamaan dengan HUT KPR ke 45. Aplikasi tersebut diperuntukan bagi pengelola residensi (perumahan atau apartemen) dan penghuni rumah.

BTN Smart Residence, lanjut Andi, adalah terobosan baru dalam menciptakan jembatan komunikasi antara penghuni dan pengelola residence. Andi menjabarkan banyak keuntungan yang diperoleh pengelola residensi diantaranya memudahkan proses rekonsiliasi tagihan pengelola dan kemudahan menyampaikan informasi atau update berita terkait residence.

“Sementara bagi penghuni rumah/apartemen, mereka akan lebih praktis dalam membayar tagihan dan melakukan pengaduan ke pengelola apartemen/perumahan. Pembayaran pun dapat dilakuan dengan mudah melalui channel mobile banking BTN,” jelas Andi.

Ia menambahkan, dengan adanya Smart Residence, Bank BTN dapat meningkatkan fee based income dari transaksi yang terjadi lewat aplikasi ini dan peningkatan Dana Pihak Ketiga.

Terkait Dana Pihak Ketiga, Bank BTN yang berkomitmen meningkatkan low cost funding sudah mempersiapkan fitur baru yang pembukaan rekening secara online. Layanan pembukaan rekening online tersebut, kata Andi, akan terintegrasi baik melalui website ataupun aplikasi BTN mobile banking supper apps.

Pembukaan rekening baru nanti dapat dilakukan dengan tiga langkah mudah dan cepat. Tinggal akses menu online on boarding, isi data, dan kartu identitas serta verifikasi. “Semester pertama tahun 2022, kami harapkan fitur ini sudah siap digunakan,” kata Andi.

Dia menjelaskan pihaknya tengah meracik fitur enhancement online onboarding loan dimana calon debitur dapat mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan berbagai solusi digital tanpa harus mengunjungi jaringan kantor Bank BTN.

“Seluruh langkah ini akan melengkapi ekosistem digital perumahan, sebuah ekosistem dapat memberikan informasi yang relevan bagi pengembang maupun masyarakat, mulai dari ketersediaan hunian untuk dibeli, dijual, tren harga, kebijakan terkait properti, hingga memberikan pelayanan bagi pemiliki rumah dalam kesehariannya,” tutup Andi.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya